Lombok Timur

13 Tahun Hilang Kabar, Pekerja Migran asal Sembalun Akhirnya Kembali ke Lombok

Mataram (NTBSatu) – Setelah 13 tahun terpisah tanpa kabar, seorang pekerja migran internal asal Sembalun, Lombok Timur, akhirnya kembali berkumpul dengan keluarganya.

Ibu Kanim mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Praya, Lombok Tengah pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 11.30 Wita. Kepulangannya difasilitasi oleh Kabar Bumi Lombok Timur bersama Pusat Bantuan Hukum Mangandar (PBHM) NTB.

Ibu Kanim sebelumnya berangkat meninggalkan kampung halamannya sekitar tahun 2013 bersama putrinya, Inda Wati. Saat itu, Inda yang baru lulus sekolah dasar tergiur iming-iming pekerjaan bergaji besar di luar daerah.

Keduanya berangkat melalui Pelabuhan Lembar menuju Surabaya dan sempat ditampung di sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, sebelum akhirnya berpisah tempat kerja.

Inda Wati diketahui sempat dipalsukan tahun kelahirannya karena masih di bawah umur. Ia bekerja di Manado selama lebih dari satu tahun, sebelum akhirnya kembali ke Lombok bersama suaminya dengan biaya sendiri.

Sementara Ibu Kanim, sejak sekitar 2015 bekerja sebagai asisten rumah tangga di Banjarmasin pada majikan berinisial JM. Selain mengurus rumah, ia juga membantu membuat es dan menjaga toko milik majikannya.

Selama bekerja, Ibu Kanim tidak memiliki kontrak kerja dan tidak menerima gaji bulanan secara rutin. Ia tinggal di rumah majikan yang juga menjadi lokasi usaha.

Di Banjarmasin, Ibu Kanim sempat menikah dengan sesama perantau asal Lombok dan memiliki seorang anak perempuan berinisial HN yang kini berusia sekitar 9 tahun. Selama bertahun-tahun, keluarga di Sembalun tidak pernah menerima kabar tentang keberadaan Ibu Kanim.

1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button