Lombok Timur

13 Tahun Hilang Kabar, Pekerja Migran asal Sembalun Akhirnya Kembali ke Lombok

Upaya Pencarian

Upaya pencarian mulai pada Juli 2024, ketika Inda Wati mengadukan permasalahan tersebut kepada Aldi Irfan, tokoh pemuda Sembalun sekaligus pengurus Kabar Bumi Lombok Timur.

Pada November 2025, Inda mengunggah pencarian ibunya melalui Facebook, disertai foto dan identitas. Tak lama kemudian, seseorang berinisial JM yang mengaku sebagai majikan Ibu Kanim menghubunginya dan menyatakan, ibunya dalam keadaan sehat serta berjanji akan memulangkannya.

Namun, janji tersebut tak kunjung terealisasi. Pada awal Februari 2026, Inda kembali melapor ke Kabar Bumi. Bersama Yan Mangandar Putra dan Joko Jumadi dari PBHM NTB, mereka berkoordinasi dengan UPTD PPA Kota Banjarmasin untuk menelusuri keberadaan Ibu Kanim.

Majikan akhirnya bersedia memulangkan Ibu Kanim dengan syarat Inda datang langsung menjemput ke Banjarmasin. Pada Sabtu, 21 Februari 2026, Inda berangkat seorang diri dari BIZAM menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Proses penjemputan sempat diwarnai kendala. Tim UPTD PPA Kota Banjarmasin sempat kehilangan jejak Inda setelah ia mengikuti mobil yang dikirim pihak majikan. Bahkan, nomor teleponnya tak dapat dihubungi. Sore harinya, Inda mengabarkan urusan dengan majikan telah selesai dan ia menginap di hotel dekat bandara sebelum kembali ke Lombok bersama ibunya dan sang adik.

Setibanya di Sembalun menjelang waktu berbuka puasa, Ibu Kanim dan kedua anaknya mendapat sambutan hangat keluarga dan warga. Haru menyelimuti momen tersebut hingga Ibu Kanim sempat jatuh pingsan sesaat sebelum tiba di rumahnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button