Kota Mataram

Pemkot Mataram Perketat Aturan Selama Ramadan: Hiburan Malam Wajib Tutup Total, Awasi Perang Sarung

Perang Sarung hingga Balap Lari

Selain aspek ekonomi, Pemkot Mataram juga menyoroti maraknya fenomena sosial negatif yang kerap muncul di kalangan remaja, terutama menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan (di atas tanggal 25 Ramadan).

Beberapa aktivitas yang menjadi radar pengawasan ketat antara lain perang sarung dan erang petasan. Adanya balap lari, balap motor, hingga alap sepeda listrik di jalan raya. Selain itu, aksi “Mokel” (makan di siang hari) di lokasi-lokasi tertentu pelajar akan menjadi atensi khusus pemerintah.

Untuk mengantisipasi hal ini, Lalu Martawang telah menginstruksikan Dinas Pendidikan agar memberikan pembekalan khusus kepada para siswa di sekolah. Tujuannya, agar generasi muda memahami aktivitas tersebut tidak memberikan manfaat dan justru mencederai nilai spiritual Ramadan.

“Mari kita maksimalkan bulan ini untuk memperdalam spiritualitas. Kami sudah mengidentifikasi titik-titik rawan berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, dan tim terpadu siap bergerak melakukan pengawasan,” tambahnya. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button