Kota Mataram

Eks Bandara Selaparang Disiapkan Jadi Bazar Ramadan

Mataram (NTBSatu) – Kawasan Eks Bandara Selaparang segera difungsikan sebagai lokasi Bazar Ramadan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini merupakan hasil kesepahaman antara PT Angkasa Pura I dan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram dalam menata Pedagang Kaki Lima (PKL), yang selama ini berjualan di bahu Jalan Adi Sucipto dan trotoar kawasan Rembiga.

Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus memperbaiki estetika kawasan. Di sisi lain, langkah ini juga menjadi strategi awal menghidupkan kembali aset negara tersebut melalui penguatan sektor UMKM.

Airport Commercial Division PT Angkasa Pura I, Haikal Gemilang mengatakan, Bazar Ramadan akan menjadi momentum awal relokasi pedagang ke dalam area eks bandara.

“Momentum Ramadan ini akan kami jadikan langkah awal melalui kegiatan bazar UMKM,” ujarnya usai berkoordinasi dengan Pemkot Mataram, Rabu, 18 Februari 2026.

Haikal menyebut, penataan kawasan berpengaruh langsung terhadap minat investor. Menurutnya, kondisi yang tertib dan representatif menjadi faktor penting dalam menarik investasi.

“Kalau investor melihat kawasan tidak tertata, tentu mereka ragu untuk masuk. Karena itu penataan ini penting untuk masa depan pengembangan kawasan,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, UMKM yang menempati area dalam Eks Bandara Selaparang nantinya akan dikenakan retribusi sebagai bagian dari pengelolaan dan penataan kawasan. Namun, skema dan besaran pembiayaan masih akan dibahas lebih lanjut bersama Koperasi Karyawan Angkasa Pura (Kokapura) serta Dinas Perdagangan Kota Mataram.

“Tentu akan ada retribusi. Tetapi skema pembiayaannya akan kami bahas lebih jauh agar tetap adil dan tidak memberatkan pelaku UMKM,” tegas Haikal.

Ke depan, para pedagang tidak hanya ditempatkan di area parkir, tetapi akan melalui proses kurasi untuk dapat menempati bangunan permanen di dalam kawasan agar lebih representatif dan tertata.

Sejalan dengan Visi Wali Kota Mataram

Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, kebijakan ini sejalan dengan visi Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana yang ingin menjadikan Eks Bandara Selaparang sebagai pusat revitalisasi UMKM di Ibu Kota Provinsi NTB.

“Langkah awalnya selama Ramadan ini kita bersihkan area jalan dan seluruh pedagang masuk ke dalam kawasan. Ke depan akan dilakukan desain ulang agar lebih tertata dan representatif,” jelasnya.

Meski seluruh pedagang diupayakan terakomodir pada tahap awal bazar Ramadan, dalam jangka panjang akan diterapkan proses seleksi dan kurasi ketat. Pemkot Mataram akan melakukan validasi terhadap UMKM yang dinilai layak menempati gerai permanen.

“Kita ingin yang mengisi kawasan tersebut benar-benar UMKM yang menunjukkan peningkatan kapasitas dan siap berkembang,” tambahnya.

Rencananya, pemindahan pedagang ke dalam kawasan Eks Bandara Selaparang akan mulai dilakukan dalam waktu dekat, antara minggu ini atau pekan depan, sehingga saat Ramadan berlangsung kawasan Jalan Adi Sucipto sudah lebih tertib dan bersih. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button