OpiniWARGA

Kedokteran Kita: Kursi bagi Si Kaya, Krisis bagi Si Miskin

​Dampak di Bangsal Rumah Sakit

​Krisis ini berujung pada antrean panjang di rumah sakit-rumah sakit daerah. Pasien kanker harus menunggu berbulan-bulan untuk kemoterapi karena kekurangan onkolog; anak-anak di daerah terpencil meninggal karena tidak ada dokter spesialis anak atau anastesi saat dibutuhkan operasi darurat.

​Komersialisasi pendidikan telah menciptakan kasta dalam profesi medis. Dokter-dokter yang lahir dari sistem “bayar mahal” ini cenderung enggan ditempatkan di daerah terpencil. Bagi mereka, bekerja di RSUD di pelosok bukan hanya tidak menarik secara finansial, tetapi juga tidak mampu menutup utang atau modal yang telah dikeluarkan selama pendidikan. Akhirnya, distribusi dokter spesialis menumpuk di Jawa dan kota-kota besar, sementara rakyat di luar itu hanya bisa pasrah pada nasib.

IKLAN

IKLAN
Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button