Daerah NTB

Mantan Dirut RSUP NTB dr. Jack Dikabarkan Pingsan Sebelum Dinyatakan Meninggal

Mataram (NTBSatu) Mantan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, Lalu Herman Mahaputra, yang akrab disapa dr Jack, dikabarkan meninggal dunia di Jakarta pada Selasa malam, 10 Maret 2026.

Informasi wafatnya dr Jack dibenarkan oleh Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, M. Zuhudy Kadran, saat dikonfirmasi. Diketahui, saat ini dr. Jack menjabat sebagai Kepala Bappenda NTB.

IKLAN

Ia menyebutkan bahwa almarhum menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.00 WIB setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit (RS) Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta Selatan.

IKLAN

“Almarhum saat ini masih berada di RS MMC Jakarta. Kami masih menunggu informasi dari pihak keluarga terkait kepastian kepulangan jenazah ke Mataram,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa 10 Maret 2026, malam.

IKLAN

Zuhudy menjelaskan, sebelum kabar duka tersebut, dr Jack masih menjalankan aktivitas kedinasan di luar daerah. Pada Senin lalu, ia diketahui mengikuti rapat koordinasi di Bekasi.

Namun setelah kegiatan tersebut, kondisi kesehatannya menurun sehingga ia tidak langsung kembali ke Mataram seperti rencana semula.

“Beliau hari Senin masih mengikuti rapat koordinasi di Bekasi. Setelah itu beliau terkena flu sehingga batal kembali ke Mataram,” katanya.

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Kondisi tersebut kemudian memburuk pada Selasa sore. Menurut informasi yang diterima pihak Bappenda, dr Jack sempat terjatuh dan tidak sadarkan diri sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit.

“Tadi sore informasinya beliau terjatuh hingga pingsan, kemudian langsung dibawa ke RS MMC Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Zuhudy.

Meski sempat mendapatkan perawatan, dr Jack akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada malam hari, sekitar pukul 21.00 Wib.

Saat ini, jenazah almarhum masih berada di Rumah Sakit MMC Jakarta. Pihak keluarga bersama pemerintah daerah masih berkoordinasi untuk menentukan jadwal pemulangan jenazah ke Nusa Tenggara Barat.

Kepergian dr Jack meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi NTB, khususnya di lingkungan Bapenda, tempat ia mengabdikan diri sebagai pimpinan lembaga pengelola pendapatan daerah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai waktu pemulangan jenazah maupun rencana prosesi pemakaman almarhum di NTB. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button