Cuaca Buruk Bikin Nelayan Tak Melaut, Pemkab Lobar Dorong Menabung dan Manfaatkan Pekarangan
Puluhan Nelayan Tak Bisa Melaut
Sementara itu, dari sisi lapangan, dampak abrasi dan gelombang besar dirasakan langsung oleh warga pesisir. Cuaca ekstrem yang menghantam pesisir barat Pulau Lombok pada awal tahun kemarin, mengakibatkan sekitar 50 rumah rusak parah. Kepala Dusun Pengawisan, Sobdi menyebut, kondisi ini bukan masalah baru.
“Kerusakan yang mengakibatkan nelayan tidak bisa melaut itu sudah terjadi sejak lama. Untuk rumah warga di pinggir pantai yang rusak karena abrasi jumlahnya sekitar 50 rumah,” ungkapnya.
Ia berharap ada solusi jangka panjang dari pemerintah. Bagi masyarakat nelayan, lanjut Sobdi, mereka membutuhkan bangunan pemecah ombak untuk mempertahankan mereka ketika cuaca ekstrem datang. “Harapan kami dibuatkan pemecah gelombang supaya ke depan bisa lebih aman,” ujarnya.



