Fatepa Unram Gelar Pendampingan Internasional Perkuat Mutu Cokelat Genggelang
Sinergikan Budidaya dan Peningkatan Kualitas
Diskusi juga berkembang pada isu penurunan produksi kakao dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah dosen dan peserta menyoroti dugaan pengaruh perubahan pola iklim, suhu ekstrem, serta ketidakstabilan curah hujan terhadap produktivitas kebun kakao.
Para akademisi menekankan, pentingnya sinergi antara perbaikan budidaya di tingkat hulu dan peningkatan kualitas pengolahan di sektor hilir. Tujuannya, untuk menjaga keberlanjutan industri kakao.
Pelaku usaha Kampung Cokelat Senare mengakui, selama ini mereka menentukan tingkat kematangan roasting berdasarkan perubahan warna dan aroma.
Melalui pendampingan ini, mereka mulai memahami pentingnya pencatatan proses produksi, penggunaan alat ukur suhu. Serta, penerapan standar sederhana guna menjaga konsistensi mutu cokelat lokal.
Kegiatan pengabdian ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Mataram dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
Kolaborasi internasional yang melibatkan akademisi Malaysia harapannya berlanjut dalam bentuk pendampingan teknis dan penguatan sistem mutu produksi kakao rakyat.
Usai kegiatan, kedua akademisi tersebut juga mengunjungi Malimbu Hill untuk mengenal potensi wisata daerah yang dapat diintegrasikan dengan pengembangan produk cokelat lokal.
Melalui pendampingan berkelanjutan, peningkatan kualitas cokelat Kampung Cokelat Senare diharapkan berlangsung bertahap dan konsisten, sekaligus memperkuat daya saing kakao Lombok Utara di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi produksi. (*)



