ADVERTORIALPendidikan

Fatepa Unram Gelar Pendampingan Internasional Perkuat Mutu Cokelat Genggelang

Namun, variasi rasa dan kualitas produk masih kerap terjadi karena proses roasting belum terstandarisasi. Dalam pemaparannya, Prof. Wan Rosli Bin Wan Ishak dari Universiti Sains Malaysia menegaskan, roasting menjadi tahap krusial dalam menentukan karakter akhir cokelat.

Ia menjelaskan, proses pemanasan memicu pembentukan senyawa flavor dan warna khas cokelat. Karena itu, pelaku usaha harus menyesuaikan suhu dan waktu penyangraian dengan kadar air serta karakter biji kakao.

“Jika ingin meningkatkan daya saing, prosesnya harus terkendali. Suhu dan waktu roasting tidak bisa hanya berdasarkan perkiraan, tetapi perlu pendekatan yang lebih terukur,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Madya ChM. Dr. Haslina Ahmad dari Universiti Putra Malaysia menambahkan, kakao mengandung berbagai senyawa bioaktif bernilai tinggi.

Ia mendorong pelaku usaha memahami perubahan kimia selama proses pemanasan agar mampu mempertahankan kualitas gizi dan cita rasa produk.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button