Kota Mataram

Negosiasi Buntu, Proyek Jalan Nuraksa – Batu Bolong Tertunda

Mataram (NTBSatu) – Rencana pembukaan jalan baru Nuraksa – Batu Bolong tertunda. Pembebasan lahan yang menjadi tahap awal proyek tersebut belum bisa terealisasi, setelah negosiasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram dan pemilik lahan menemui jalan buntu. 

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning mengatakan, perbedaan persepsi menjadi penyebab utama belum tercapainya kesepakatan. Pemerintah hanya berencana membebaskan lahan sesuai kebutuhan pembangunan jalan. Sementara itu, pemilik lahan menginginkan pemerintah daerah membeli seluruh bidang tanahnya.

“Gagal karena pemilik lahan tidak setuju. Mereka maunya dibebaskan menyeluruh, dari ujung ke ujung. Sementara kita hanya butuh spotspot tertentu saja,” ujarnya, Kamis, 12 Februari 2026.

Menurut Lale, jika tuntutan tersebut pemerintah ikuti, anggaran akan membengkak. Sebelumnya, Pemkot telah menyiapkan dana sekitar Rp5 miliar (5.011.583.000) untuk pembebasan lahan sesuai kebutuhan teknis. Jika seluruh lahan harus pemerintah bayar, maka kebutuhan anggaran akan jauh lebih besar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, HM Ramayoga menjelaskan, pemerintah tetap berpegang pada prinsip efisiensi dan pembayaran sesuai kebutuhan proyek. Ia mencontohkan, jika kebutuhan jalan hanya tiga meter, maka pemerintah tidak mungkin membayar hingga sepuluh meter sesuai lebar keseluruhan lahan milik warga.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button