Predikat Kota Layak Anak Mataram Terganjal Iklan Rokok
Desak Pengendalian Iklan Rokok
Nyayu menilai, keberadaan iklan rokok pada ruang publik berpotensi memberikan paparan tidak sehat bagi anak dan remaja. Paparan visual yang terus terlihat dapat memengaruhi persepsi serta perilaku anak sejak usia dini. Terutama, ketika materi promosi terpampang pada lokasi strategis yang mudah terlihat pelajar maupun keluarga.
Menurutnya, kota yang benar-benar layak anak harus menghadirkan lingkungan aman dan sehat, serta bebas dari promosi produk berisiko bagi kesehatan. Karena itu, pengendalian iklan rokok menjadi langkah penting yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
Selain itu, Nyayu mendorong upaya pemenuhan indikator Kota Layak Anak tidak hanya bersifat administratif, tetapi disertai kebijakan konkret serta pengawasan yang konsisten. Ia menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sebagai informasi, Kota Layak Anak merupakan sistem pembangunan berbasis pemenuhan hak anak yang berlangsung secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Penilaian KLA mencakup berbagai aspek, mulai dari kelembagaan, lingkungan keluarga dan pengasuhan, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, hingga perlindungan khusus bagi anak.
Nyayu berharap, komitmen perlindungan anak di Kota Mataram tidak hanya berorientasi pada pencapaian penghargaan, tetapi terwujud melalui kebijakan nyata yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan anak-anak. (*)



