SD dan SMP di Mataram Mulai Terapkan Program “Tempah Dedoro”
Mataram (NTBSatu) – SD dan SMP di Kota Mataram mulai menerapkan program “Tempah Dedoro”, sebagai sistem pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Program ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti edaran Wali Kota Mataram, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan mandiri dalam mengelola limbah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Mataram, Naufal Aldian menjelaskan, progres penerapan program ini masih lebih banyak di jenjang SMP. Dari total 24 SMP di Kota Mataram, sebanyak 12 sekolah telah resmi menjalankan program tersebut.
“Dari total 24 sekolah (SMP), sekitar 12 sekolah sudah menerapkan,” ujar Naufal kepada NTBSatu, Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menegaskan, pihaknya akan segera melakukan pemaparan lebih mendalam mengenai program “Tempah Dedoro” ke jenjang SD. Sebab, masih ada sekitar 80 persen lingkungan SD dan SMP yang belum melaksanakan program ini secara menyeluruh.
Untuk memastikan program ini berjalan mulus, Naufal juga menjelaskan, pihaknya kini tengah menyiapkan skema penerapan program “Tempah Dedoro” dengan harapan semua pihak dapat melihat langsung dan melakukan penyesuaian, termasuk di lingkungan sekolah.
“Kami juga sedang menyiapkan contoh penerapannya, termasuk di lingkungan kantor,” sambungnya.



