Kegiatan Non-Akademik SMA di Sumbawa Mulai Terdampak Imbas Moratorium BPP
Berharap Solusi Pemprov NTB
Ia juga menegaskan, karakteristik kegiatan di jenjang SMA jauh lebih kompleks dari SD atau SMP, sehingga memerlukan skema pendanaan yang lebih fleksibel.
Saat ini, pihak sekolah menaruh harapan besar pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang tengah menggodok regulasi terbaru atau Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum yang lebih jelas terkait pendanaan pendidikan.
“Kami sangat berharap ada solusi atau regulasi baru dari Pemprov NTB, agar prestasi dan kegiatan ekstrakulikuler yang sudah ada bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” harap Ihsan.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, semangat berprestasi di SMAN 1 Sumbawa Besar tetap terjaga. Ihsan memastikan, pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) terus berjalan secara intensif.
“Alhamdulillah, pembinaan OSN tetap berjalan. Guru pembina dan siswa bahkan masih bertahan di sekolah untuk berdiskusi dan belajar bersama meski jam pelajaran telah usai. Kami optimistis hasilnya akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutupnya. (*)



