Kota Mataram

Kawasan Udayana Tak Lagi “Liar”, Pemkot Mataram Terjunkan Satgas Permanen Lintas OPD

Mataram (NTBSatu) – Wajah kawasan Udayana yang selama ini lekat dengan kesan semrawut dan “bebas aturan” bakal segera dipugar total. 

Pemerintah Kota Mataram tidak lagi main-main dalam menata jantung kota tersebut dengan membentuk Satgas Udayana yang bersifat permanen. 

Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan tidak hanya dilakukan sesekali saat razia, melainkan menjadi agenda harian yang melekat.

Asisten II Setda Kota Mataram, Miftahurrahman mengatakan, pembentukan Satgas ini merupakan hasil evaluasi mendalam atas kondisi Udayana yang kian tidak tertata. Ia menginginkan ada kekuatan riil di lapangan yang menjaga estetika kawasan tersebut sepanjang waktu.

“Kita ingin merekonstruksi kembali Satgas yang sudah ada menjadi Satgas yang agak permanen. Jadi, mereka bukan sekadar ada kalau dipanggil, tapi memang bertugas di situ, standby di situ,” ujar Miftahurrahman, Jumat, 30 Januari 2026.

Keroyok Masalah Lintas Sektoral

Penataan kali ini memang terkesan lebih “berotot” karena melibatkan hampir seluruh dinas teknis secara terpadu. Mulai dari Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Perhubungan dan Satpol PP dikerahkan untuk menyisir setiap sudut masalah. Mulai dari saluran air yang mampet hingga trotoar yang beralih fungsi menjadi lahan parkir.

Miftahurrahman menjelaskan, regulasi baru tengah digodok untuk memperkuat posisi Satgas di lapangan. “Ada dua substansi yang kita siapkan, yakni SK untuk zonasi penataan PKL dan SK pembentukan Satgas Udayana dan sekitarnya. Ini nanti menjadi guidance atau panduan bagi personel dalam menjalankan tugas operasionalnya,” tambahnya.

Harapannya, tidak ada lagi PKL yang kucing-kucingan dengan petugas karena aturan zonasi akan dipertegas. “Udayana ini harus lebih tertib, nyaman, aman, dan tidak kelihatan semrawut lagi,” tegasnya.

Warga: “Jangan Biarkan Udayana Jadi Tempat Mesum”

Dukungan mengalir deras dari warga yang kerap melintas atau tinggal di sekitar kawasan tersebut. Selama ini, citra Udayana saat malam hari memang kerap tercoreng. Minimnya pengawasan di titik-titik tertentu membuat area ini sering disalahgunakan.

Agus, salah satu warga Mataram yang rutin berolahraga di Udayana, mengaku geram dengan kondisi malam hari yang seringkali remang-remang. 

“Kalau malam itu di beberapa sudut kesannya gelap dan remang-remang. Akhirnya malah jadi tempat nongkrong yang nggak bener, bahkan sering dipakai mesum. Kami warga sangat setuju kalau Satgas standby tiap hari. Udayana itu ikon kita, jangan dibiarkan liar begitu,” keluh Agus.

Pengawasan dari Siang hingga Malam

Satgas yang dipimpin oleh Kasat Pol PP sebagai koordinator utama ini nantinya akan membagi tugas dalam beberapa bidang, mulai dari edukasi hingga operasional lapangan. Personel akan memastikan jogging track tetap steril dari hambatan dan kebersihan tetap terjaga.

“Kami ingin pemanfaatan kawasan ini secara keseluruhan kembali ke fungsinya. Mari jaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanannya,” pungkas Miftahurrahman. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button