Dinsos Kota Mataram Dirikan Dapur Umum di Kampung Bugis, Siapkan 600 Bungkus Makanan Tiap Hari
Kota Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Sosial (Dinsos), bergerak cepat menangani dampak banjir rob yang melanda pesisir Pantai Ampenan.
Sebuah dapur umum telah didirikan di wilayah Kampung Bugis, untuk memastikan kebutuhan logistik warga terdampak dan petugas di lapangan terpenuhi.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Samsul Adnan memaparkan, pihaknya telah menginstruksikan pendirian satu dapur umum terpusat di lokasi yang paling parah terdampak.
“Berdasarkan keputusan bersama, kita memasak sebanyak 600 bungkus per hari. Ini dialokasikan untuk makan siang dan makan malam. Dengan pembagian masing-masing 300 bungkus setiap sesi,” ujar Samsul saat meninjau lokasi dapur umum, Jumat 23 Januari 2026.
Samsul merincikan dari total 600 bungkus tersebut mayoritas bagi warga, sementara sisanya untuk personel yang bertugas di lapangan.
Adapun sekitar 500 bungkus lebih khusus untuk warga Kampung Bugis. Sementara itu, sisanya untuk petugas dari Dinas Sosial 45-50 orang dan personel BPBD.
Mengingat kondisi darurat di hari pertama, menu yang petugas sajikan fokus pada pemenuhan protein dan karbohidrat, seperti telur opor, mie, dan sayur-sayuran.
Dapur umum ini akan beroperasi selama 5 hingga 7 hari ke depan, mengikuti prakiraan cuaca dari BMKG. Mengenai pendanaan, Samsul menjelaskan adanya kolaborasi anggaran karena skala dampak yang cukup besar.
“Selain dari anggaran Dinas Sosial, kami juga akan dibantu oleh Baznas. Anggaran kami di Dinsos biasanya untuk skala kecil. Sehingga, untuk dampak sebesar ini kita butuh dukungan cadangan dari Baznas,” jelasnya.
Meskipun sempat ada rencana untuk memecah titik dapur umum, pemerintah akhirnya memutuskan untuk memusatkan aktivitas di Kampung Bugis. Sebab, wilayah tersebut sebagai titik dengan dampak kerusakan dan jumlah warga terdampak yang paling parah.
“Rencana awal memang mau di lokasi lain juga, tapi karena di sini (Kampung Bugis) dampaknya paling parah, maka kita pusatkan semua di sini agar penanganannya lebih maksimal,” tambah Samsul. (*)



