Cuaca Buruk Diprediksi Sepekan, Warga Mataram Diminta Waspada Luapan Sungai dan Sampah Drainase
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota Mataram meningkatkan kewaspadaan penuh, menyusul cuaca buruk yang diprediksi akan berlangsung hingga sepekan ke depan.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning mengungkapkan, pihaknya terus memantau ketat debit air sungai. Terutama, Sungai Jangkok yang sempat menyentuh angka 140 sentimeter dari normalnya 50 sentimeter.
“Ini sudah siaga kalau 140 sentimeter itu sudah siaga. Ya kalau batas ini sampai 200 sentimeter, artinya kan 2 meter, nah itu baru dia meluap,” jelas Lale Widiahning saat memantau kondisi lapangan, Selasa, 20 Januari 2026.
Guna mengantisipasi risiko tersebut, pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan Dinas PUPR Lombok Barat. Tujuannya, untuk mengatur pembagian aliran air di wilayah hulu agar tidak terkonsentrasi di satu aliran saja.
Meskipun aliran sungai terpantau murni aliran air tanpa hambatan material besar seperti pohon tumbang, tantangan justru muncul dari saluran drainase pemukiman.
“Kalau di sungai tidak ada (peningkatan sampah), justru di drainase yang banyak. Karena drainase kan dari permukiman, ada peningkatan kalau itu,” tambah Lale.
Sejalan dengan langkah teknis tersebut, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzaki secara tegas mengimbau warga untuk tetap waspada. Mengingat cuaca buruk ini diperkirakan akan bertahan sampai satu minggu ke depan.
Pihaknya meminta masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran sungai untuk terus bersiaga. Terutama, menghadapi potensi luapan air yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat tingginya curah hujan di area hulu.
“Kami harap masyarakat aktif melaporkan jika melihat adanya kenaikan air yang tidak wajar dan menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah ke saluran air guna meminimalisir risiko banjir luapan,” jelas Muzaki. (*)



