Lombok Barat

Banjir Landa Tiga Desa di Sekotong, Satu Rumah Warga Hanyut dan Ribuan Jiwa Terdampak

Mataram (NTBSatu) – Tiga desa di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, terendam banjir pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Sadimin menjelaskan, penyebab banjir akibat meningkatnya intensitas hujan dengan angin kencang yang menyebabkan air sungai meluap.

“Telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang secara merata di Kabupaten Lombok Barat, menyebabkan air sungai meluap,” jelasnya kepada NTBSatu, Rabu, 14 Januari 2026.

Kondisi ini mengakibatkan 1.748 jiwa terdampak di Desa Pengantap, 1.475 jiwa dan satu orang meninggal dunia di Desa Blongas. Sementara itu, di Desa Sekotong Tengah masih dalam proses pendataan korban terdampak.

IKLAN

Selain itu, sebuah rumah hanyut terbawa arus di Desa Sekotong Tengah. Adapun upaya yang BPBD Provinsi NTB lakukan, yakni melakukan koordinasi dengan BPBD Lombok Barat dan stakeholder terkait.

Tim BPBD Lombok Barat telah melakukan asesmen dan penanganan di lokasi bencana, serta menyebarkan informasi terjadinya bencana di Sekotong.

Selain itu, BPBD Lombok Barat bersama Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan darurat seperti logistik dan peralatan untuk korban terdampak

Sadimin melaporkan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 Wita, kondisi banjir di sebagian besar wilayah sudah mulai surut.

“Namun masih terdapat genangan di beberapa titik. Cuaca di lokasi saat ini berawan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat wilayah NTB, untuk menjaga kebersihan dan memantau debit di aliran air serta mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

“Potensi hujan cukup signifikan tujuh hari mendatang, sehingga masyarakat diimbau agar memperhatikan kebersihan dan debit di wilayah aliran air. Serta, mewaspadai potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” ujarnya. (Marwati)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button