Ancaman Nyata di Balik Gemerlap Kota Mataram: 929 Kasus HIV/AIDS, Angka Kematian Capai 139 Jiwa

Mataram (NTBSatu) – Kasus Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Mataram, melonjak drastis sepanjang 2025.
Data terbaru menunjukkan, sejak Januari hingga Juni 2025 tercatat 929 kasus. Rinciannya 493 kasus HIV dan 436 kasus AIDS. Ironisnya, 139 di antaranya berujung kematian.
Lonjakan ini menjadi alarm bahaya. Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Herman mengatakan, tren kenaikan ini tidak boleh dianggap remeh. Tahun 2024, jumlah penderita HIV/AIDS Kota Mataram tercatat 685 kasus, namun kini melonjak hampir 36 persen.
“Ini sudah masuk level mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan harus segera mengambil langkah tegas,” tegasnya, Senin, 4 Agustus 2025.

Menurut Herman, kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) dan perilaku seks berisiko lainnya menjadi penyumbang besar penyebaran virus.
Ia mendesak Dinas Kesehatan untuk gencar melakukan rapid test berkala, terutama di pusat hiburan malam dan rumah kos.
“Transaksi seks semakin bebas. Praktik seks tanpa pengaman, jarum suntik bergantian, dan perilaku seks bebas tanpa perlindungan masih marak. Kalau dibiarkan, ini akan jadi bom waktu,” tegasnya.