Politik

DPRD NTB Minta PT AMNT Hentikan Sementara Operasional Usai Kecelakaan Tragis Bus Karyawan

Mataram (NTBSatu) – Anggota DPRD NTB Fraksi Partai Golkar, Hamdan Kasim menyampaikan turut berduka cita terkait kecelakaan menimpa karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Rabu, 5 Maret 2025.

Atas musibah tersebut, Hamdan Kasim meminta PT AMNT hentikan sementara operasional eksplorasi umum di kawasan Dodo Rinti, Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa Besar.

Ia menyarankan, pihak perusahaan yang bergerak pada industri pertambangan ini mengaudit kelayakan transportasi yang para pekerja gunakan.

“Kalau sudah seperti ini, menurut saya harusnya PT AMNT ini tutup sementara, biar ada waktu untuk mengaudit semua armada yang mereka miliki. Apabila tidak layak operasi tidak usah dioperasikan,” jelas Hamdan, Kamis, 6 Maret 2025.

Tragedi ini memunculkan pertanyaan tentang aspek keselamatan kerja yang PT AMNT terapkan.

IKLAN

Mestinya, perusahaan sekelas PT AMNT yang sudah bertaraf internasional ini lebih sigap memperhatikan keselamatan para pekerjanya. Apalagi melibatkan pihak ketiga dalam operasional angkutan.

“Seharusnya bus tidak layak beroperasi malah beroperasi. Sehingga menyebabkan kecelakaan seperti ini, bahkan memakan dua korban jiwa,” tuturnya.

PT AMNT, tegas Hamdan, harus bertanggung jawab atas musibah ini. Bukan hanya berakhir pada ucapan belasungkawa semata. Tapi memperhatikan aspek lain yang dibutuhkan para korban.

“Saya menegaskan, PT AMNT jangan melepas tanggung jawab dengan beralibi bahwa kecelakaan yang terjadi bukan dalam kawasannya,” bebernya.

“Ini jiwa manusia, makanya saya sangat menyayangkan itu. Mengabaikan keselamatan kerja karyawan. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan seperti ini,” pungkasnya menambahkan.

1 2Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button