Pemkab Lombok Timur Sabet Sederet Penghargaan Pajak, Salah Satunya Kontribusi Pajak Terbesar
Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur meraih sejumlah penghargaan dalam acara Tax Gathering 2024. Sebuah acara yang diinisiasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya, Selasa, 7 Mei 2024.
Adapun penghargaan yang disabet Pemkab Lombok Timur ialah Wajib Pajak Kontribusi Terbesar Orang Pribadi, Wajib Pajak Kontribusi Terbesar Perusahaan, Wajib Pajak Kontribusi Terbesar Satuan Perangkat Daerah, Penghargaan Kepatuhan SPT Tahunan Terbaik.
Kemudian Penghargaan Kepatuhan SPT Tahunan untuk Instansi Vertikal, Penghargaan Wajib Pajak Desa dengan Rasio Terbesar, dan Penghargaan Pembayaran Pajak Terkonsisten Tiga Tahun terakhir.
Mewakili Penjabat (Pj) Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, Hasni, mengaku gembira dengan terlaksananya kegiatan tersebut. Terlebih dengan diraihnya sejumlah penghargaan.
Selain itu, Hasni menggarisbawahi perihal ketaatan membayar pajak oleh pemerintah daerah, instansi vertikal, pengusaha, BUMN maupun BUMD, yang menurutnya sangat penting untuk membangun negeri.
Berita Terkini:
- Menelisik Arah Industri Pariwisata di NTB, Bisnis Politik dan Produksi Ketimpangan
- Kegiatan Pembelajaran Selama Ramadan di Lotim Fokus Keagamaan
- 39.137 Peserta BPJS PBI di Sumbawa Dinonaktifkan, DPC PDI Perjuangan Minta Pemerintah Cari Skema Alternatif Perlindungan
- Wajib Waspada! Tiga Shio ini Diprediksi Paling “Ciong” di Tahun Kuda Api 2026
- Polri Buru Terduga Bandar Koko Erwin dalam Kasus Dugaan Narkoba Eks Kapolres Bima Kota
Hasni juga membandingkan rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang lebih rendah dari negara-negara ASEAN maupun negara maju lainnya, seperti Vietnam, Thailand, dan Jepang.
“Indonesia masih berada paling bawah, yakni 10,34 persen. Karena itu, perlu ditingkatkan kepatuhan membayar pajak agar roda pembangunan dapat terus berjalan,” kata Hasni.
Sementara, Kepala KPP Pratama Praya, Widi Pramono, mengatakan pihaknya selama tiga tahun terakhir selalu mencapai target pajak yang ditetapkan pemerintah yang menurutnya suatu capaian yang istimewa.
“KPP Pratama Praya bisa mencapai target itu tidak lepas dari bantuan dan dukungan dari bapak dan ibu di sini,” ucapnya.(MKR)



