200 Lebih Sekolah di Lombok Timur Masih Dipimpin Plt, Dinas Dikbud Siapkan Pemetaan Ulang
Lombok Timur (NTBSatu) – Pasca pelantikan 143 orang pada Senin, 2 Maret 2026, sebanyak 200 lebih jabatan kepala sekolah di Lombok Timur masih kosong. Sementara ini masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, Nurul Wathoni, M.Pd., mengungkapkan, kondisi tersebut akan menjadi fokus pembenahan pasca Ramadan.
“Ada 200 lebih sekolah yang masih Plt. Selesai libur lebaran kita akan lakukan pemetaan lagi untuk menetapkan kepsek (kepala sekolah) definitif. Mudahan bisa lancar sehingga ke depan kepsek kita semakin berkurang yang dijabat Plt,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 2 Maret 2026.
Menurutnya, penetapan kepala sekolah definitif bergantung pada ketersediaan guru yang telah lulus jadi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Hal tersebut tidak terlepas dari persetujuan Pemerintah Pusat.
Merespons kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur berencana berkoordinasi kembali dengan pusat. Tujuannya, mengajukan data guru untuk uji kompetensi BCKS bagi sekolah yang masih kekosongan jabatan.
“Ke depan kita juga akan koordinasi dengan pusat, agar kembali dibuka uji kompetensi BCKS. Bagi guru-guru kita yang belum bisa dilantik, bisa nanti mendapatkan rekomendasi,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, secara teknis proses pengajuan akan melalui beberapa proses. Mulai dari penghimpunan data calon hingga pengajuan melalui laman resmi I-MUT Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kita akan ajukan melalui laman Imut BKN lagi, mudahan bisa lancar. Sehingga, jabatan ke depan kepala sekolah kita semakin berkurang yang diisi pelaksana tugas,” jelasnya.
Termasuk, bagi calon kepala sekolah yang ikut dan tidak lulus pada seleksi periode sebelumnya dapat kembali mengikuti tes di kesempatan kedua, yang akan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.
“Intinya untuk bisa definitif itu calon kepala sekolah harus lulus uji kompetensi BCKS. Karena itu yang belum lulus kemarin kita akan koordinasikan lagi, supaya ada pembukaan pendaftaran uji kompetensi kembali,” tuturnya. (Alwi)



