Semarak Nobar di Teras Udayana: Semangat Sportifitas dan Kebersamaan Bergema di Mataram
Mataram (NTBSatu )- Semarak semifinal Timnas Indonesia melawan Uzbekistan mewarnai suasana Teras Udayana, Mataram, malam ini.
Berdasarkan pantauan NTBSatu, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan usia memadati area terbuka tersebut untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
Layar raksasa terpasang, diiringi alunan musik dan yel-yel penyemangat, menghadirkan atmosfer kemeriahan yang tak terlupakan.
Antusiasme masyarakat Mataram terlihat jelas dari wajah-wajah ceria dan semangat yang membara. Mereka bersorak, bernyanyi, dan saling menyemangati Timnas Indonesia mereka dengan penuh sportivitas.
Salah satu penonton, Aorora mengatakan salah satu momen langka dan menegangkan pertandingan yang memicu teriakan dan ketegangan.
“Karna pertama kali nonton bareng, jadi merasa lebih semangat dan antusias masyarakat sangat luar biasa. Apalagi di tribun Teras Udayana full,” jelasnya kepada NTBSatu, Senin 29 April 2024.
Berita Terkini:
- Perang Iran – AS, Israel Berkecamuk, Gubernur NTB Kontak Sejumlah KBRI di Timur Tengah
- Kronologi Koko Erwin Menyelundupkan 1,5 Kg Sabu dari Jakarta ke Bima
- Kunjungi Desa Miskin Ekstrem di Dompu, Wagub NTB Dorong Peningkatan Ekonomi Lewat Desa Berdaya
- Arab Saudi – Qatar Kecam Serangan Iran di Oman dan Riyadh, Ketegangan Kawasan Meningkat
- Merayakan Sastra Tanpa Batas: Dari Eropa hingga Hologram Kafka di Bincang Buku Teman Baca
Tak hanya Aorora, bagi masyarakat khususnya pecinta bola cukup antusias menantikan pertandingan di Teras Udayana.
“Ini adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga, teman, dan tetangga, membangun rasa persatuan dan solidaritas, serta merayakan kecintaan terhadap olahraga khususnya sepak bola,” kata Fery.
Fery berharap, Pemerintah Kota Mataram tetap inisiatif memanfaatkan fasilitas publik saat momen penting seperti penyelenggaraan nobar di Teras Udayana.
“Kegiatan ini merupakan hal positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat semoga depannya, kegiatan serupa dapat terus diadakan dengan variasi yang lebih beragam dan melibatkan lebih banyak masyarakat,” harapnya. (WIL)



