Seminggu Dinyatakan Hilang, Pria di Kecamatan Lambu Bima Ditemukan Meninggal di Gunung
Kota Bima (NTBSatu) – Setelah sekitar seminggu dinyatakan hilang, pria bernama Arif Rahman (43 tahun), ditemukan meninggal di atas gunung, pada Kamis, 7 Maret 2024 sekitar pukul 08.00 Wita kemarin.
Pria yang bekerja sebagai nelayan itu, ditemukan meninggal di So Wadunggajah, Dusun Muhajirin Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, oleh seorang warga bernama Taufik yang sedang berburu burung di kawasan itu.
“Taufik mencium bau tak sedap dan menemukan mayat pria tersebut. Setelah itu, dia segera meminta bantuan kepada Ilyas (warga sekitar) untuk mengantar ke Polsek Lambu guna melaporkan penemuan tersebut,” Kata Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, Jumat, 8 Maret 2024.
Setelah menerima laporan itu, petugas dari Polsek Lambu, dipimpin oleh Kanit Reskrim, segera menuju ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk Taufik dan beberapa warga lainnya, yakni Marweli dan Satiara, diketahui korban telah mengalami gangguan jiwa selama kurang lebih satu tahun.
Berita Terkini:
- Pakar Soroti Dugaan Cawe-Cawe Tim Transisi di Program “Desa Berdaya”, Dewan Penerima Uang Belum Tersentuh
- Kantor Digempur 30 Bom AS–Israel Dini Hari: Begini Serangan yang Tewaskan Khamenei
- Anak hingga Cucu Khamenei Ikut Tewas Akibat Serangan Gabungan Israel-AS
- Empat Kelurahan di Mataram Jadi Fokus Intervensi Kemiskinan Ekstrem, DPRD Ingatkan Soal Data dan Transparansi
Pada hari Selasa, 27 Februari 2024 kemarin, korban telah pergi dari rumah dan tidak kembali, sehingga keluarga melakukan pencarian. Namun tidak berhasil ditemukan hingga penemuan jenazahnya di gunung.
“Keluarga korban menerima kematian korban sebagai takdir dan segera menguburkannya,” ujarnya.
Dikatakannya, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, serta memastikan tidak adanya tindak kriminal terkait kejadian ini.
“Polsek Lambu Polres Bima Kota memberikan respons cepat dan profesional dalam menangani kasus ini untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (MYM)



