Hukrim
Gaji Sekuriti Diduga Dipotong, PT AGP Diadukan ke Ombudsman

Mataram (NTB Satu) – Aliansi Rakyat Menggugat (ARM NTB) melaporkan PT AGP ke Ombudsman NTB dan Disnakertrans NTB.
Pengaduan terkait dengan dugaan pemotongan gaji sekuriti di Bank NTB Syariah.
Laporan tertulis disampaikan Ketua ARM Lukmanul Hakim bersama Sekretaris ARM, Saidin Al Fajri, Rabu 20 September 2023.
Berita Terkini:
- Dinkes Sumbawa Prioritaskan Ambulans untuk Desa Terpencil
- HUT Ke-67 Kabupaten Sumbawa, PPNI RSUD Gelar Khitanan Massal Bagi Warga Kurang Mampu
- PT TUN Kabulkan Banding Imigrasi Mataram, Menang Kasus Deportasi Dua WN Amerika Serikat
- Isu Tambang Ilegal Seret Pariwisata NTB, Pemprov Bantah Sebabkan Wisatawan Batal Berkunjung
Dalam laporannya, ARM menyoroti dugaan pemotongan gaji sekuriti di Bank NTB Syariah. Dimana PT AGP selaku penyedia jasa sekuriti.
Gaji yang diberikan diduga kuat tidak sesuai dengan UMK yang ditetapkan Pemkot Mataram. Dalam Keputusan Gubernur No 561/380 Tahun 2022 tentang Upah Minimum Kota Mataram Tahun 2023.



