WSBK Mandalika Rugi, Stafsus BUMN Mengaku Minta Bantuan ke Sandiaga Uno
Mataram (NTB Satu) – Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga buka suara soal permintaan bantuan Kementerian BUMN kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno untuk kelangsungan perhelatan ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika.
Ia mengatakan, ajang internasional seperti WSBK harusnya juga dibiayai oleh pemerintah. Namun, kata Arya, dari tiga kali gelaran WSBK, pemerintah hanya mendanai satu kali untuk biaya linsensi.
Baca Juga:
- Kerja Sama Sunda Kecil NTB, Bali, dan NTT Resmi Dimulai
- Jelang Ramadan, Harga Sembako di Sumbawa Masih Stabil
- Bupati LAZ Lantik 2.997 PPPK Paruh Waktu Pemkab Lombok Barat
- 5.578 Bayi Baru Lahir di Sumbawa Terancam Dinonaktifkan dari BPJS Kesehatan
“Formula E itu dibayar APBD DKI Jakarta. Tapi kalau WSBK, itu tiga kali, sekali dibantu oleh pemerintah. Itu (fee lisensi) agak mahal memang,” kata Arya, dikutip dari Detik, Jumat, 23 Juni 2023.
Ia mengaku berharap dibantu terus. Seperti biaya lisensi terakhir WSBK 2023. “Cuman enggak dikasih sama Pak Sandi. Enggak apa-apa juga, karena namanya juga minta tolong, dikasih iya, enggak dikasih ya sudah,” ucap Arya.



