Daerah NTB
Dua PMI asal NTB Disiksa di Libya Terlacak KBRI Tripoli
Mataram (NTB Satu) – Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang mengaku jadi korban kekerasan di Libya, beberapa terakhir menyedot rasa prihatin warganet.
PMI perempuan berinisial SM asal Lombok Timur bersama satu temannya asal Sumbawa mengaku kerap disiksa oleh majikan di Tripoli, ibu kota Libya, sebuah negara di Afrika Utara yang pernah dipimpin Muammar Gaddafi.
Baca juga :
- Pemancing asal Gereneng Lombok Timur Meninggal Tenggelam Akibat Epilepsi
- Dinas Pendidikan Mataram Segera Lantik 42 Kepala Sekolah Baru, Target Tuntas Maret
- Awali Semester Genap, Ratusan Mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima Gelar Khataman Al-Qur’an Massal
- Dinkes Kota Mataram Ancam Cabut SLHS SPPG Bermasalah
- Diabetes hingga Kanker Payudara Jadi Alarm, Pemkab Sumbawa Perluas Cek Kesehatan Gratis di 26 Puskesmas
Video pengakuan penyiksaan dialami SM viral di berbagai platfrom media sosial.
“Kita di sini diperlakukan kurang baik, ada kesalahan sedikit, selalu (dibalas) pakai kekerasan,” kata SM dalam sebuah video yang diunggah akun @hailotim, dikutip Jumat, 16 Juni 2023.



