Daerah NTB
Dua PMI asal NTB Disiksa di Libya Terlacak KBRI Tripoli
Mataram (NTB Satu) – Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang mengaku jadi korban kekerasan di Libya, beberapa terakhir menyedot rasa prihatin warganet.
PMI perempuan berinisial SM asal Lombok Timur bersama satu temannya asal Sumbawa mengaku kerap disiksa oleh majikan di Tripoli, ibu kota Libya, sebuah negara di Afrika Utara yang pernah dipimpin Muammar Gaddafi.
Baca juga :
- Tips Jaga Konsistensi Ibadah Usai Lebaran, dari Nikmatnya Iman hingga Kesadaran akan Kematian
- Lebaran Topat 2026 Lombok Barat Dipusatkan di Senggigi
- Rekomendasi Destinasi Wisata di Lombok Utara yang Cocok Dikunjungi saat Libur Lebaran 2026
- Usai Lebaran, Siswa SD dan SMP di Lombok Barat Diminta Gaspol Persiapan TKA
- Strategi Mengatur Waktu Pasca Lebaran, Kembali Fokus dan Produktif Tanpa Rasa Malas
Video pengakuan penyiksaan dialami SM viral di berbagai platfrom media sosial.
“Kita di sini diperlakukan kurang baik, ada kesalahan sedikit, selalu (dibalas) pakai kekerasan,” kata SM dalam sebuah video yang diunggah akun @hailotim, dikutip Jumat, 16 Juni 2023.



