Modus Dugaan Sunat Beasiswa Rp5,7 Miliar di Kampus Swasta di Lombok
Mataram (NTB Satu) – Terbongkarnya dugaan pemotongan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Mahasiswa senilai Rp5,7 miliar oleh dua kampus di Lombok, jadi kasus kedua setelah terungkap tahun 2021 lalu. Modus yang dilakukan manajemen kampus juga hampir sama.
Pada temuan tahun ini, Ombudsman RI NTB mencatat dana pemotongan beasiswa KIP kuliah mahasiswa sebesar Rp5.756.300.000 di dua kampus swasta itu.
Pemotongan beasiswa KIP kuliah mahasiswa itu ditemukan masing-masing dari sebuah perguruan tinggi di Lombok Tengah sebesar Rp3.877.800.000 dan Rp1.878.500.000 dari salah satu perguruan tinggi di Mataram.
Berita Terkait:
Dua Kampus di Lombok Diduga Sunat Beasiswa Rp5,7 Miliar
Terungkap Praktik Sunat Duit Beasiswa di Lombok, ATM dan Buku Tabungan Mahasiswa ‘Disandera’
Praktik Bermasalah Beasiswa Miskin di Mataram Juga Terlacak di Kampus Negeri
LIPSUS – Niat Baik tak Selalu Berakhir Baik
Tagih Hak Beasiswanya, Kampus Swasta di Mataram Diduga Intimidasi Mahasiswa
Lihat juga:
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Lombok Timur Rampung, Koperasi Mulai Lakukan Uji Coba
- Tak Harus Bersepeda, Bupati LAZ Pilih Cara “Sunyi” Hemat Energi di Lombok Barat
- Pemprov Mau Gugat Balik Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB, Pakar: Jangan Sampai Tampar Diri Sendiri
- Bursa Ketua Demokrat NTB Mulai Memanas, Amrul Jihadi Optimis Jadi Calon
- Mobil MBG di NTB Diduga Dipakai Jemput Keluarga dan Wisata, BGN Siap Jatuhkan Sanksi Penutupan Dapur
- Dilema Anggaran PPPK Pemkab Lobar, Bupati LAZ Siapkan Dua Skenario



