NTB

Cegah Kekacauan Arus, Ditlantas Polda NTB Jelaskan Skenario Parkir dan Transportasi Penonton WSBK

Mataram (NTB Satu) – Pintu masuk dari darat dan udara menuju Sirkuit Mandalika sudah diatur Pemerintah Provinsi NTB termasuk area parkir.

Berkolaborasi dengan TNI, dan Polri, langkah pengaturan ini untuk menghindari kekacauan saat 25 ribu penonton menyaksikan World Superbike (WSBK) tanggal 19 – 21 November mendatang.

IKLAN

Dilansir dari situs resmi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB, mencegah keruwetan ini sudah diatur konektivitas antara lokasi parkir di Sirkuit Mandalika, termasuk pintu masuk penonton dari lima penjuru.

Penjelasan ini untuk menjawab kemungkinan banyak pihak dan masyarakat yang mempertanyakan terkait dengan area parkiran di lokasi sirkuit.

Oleh karena itu, untuk menghindari terjadinya crowded atau penumpukan arus kendaraan saat penyelenggaraan event WSBK, MotoGP dan even balapan lainnya, konektifitas antara lokasi parkir dan sirkuit madalika telah disusun dengan baik agar memudahkan akases para penggemar ke sirkuit balapan.

Pemerintah Daerah bekerjasama dengan TNI, dan Polri telah memperkirakan jumlah pengunjung, berdasarkan batas maksimal sebanyak 25 ribu penonton. Mengacu pada situasi Pandemi Covid-19, ada 5 pintu masuk rute koridor angkutan umum.

Selain itu, Pemda NTB bahkan telah menyiapkan 60 armada bus (angkutan umum) untuk mengantarkan para penggemar ke lokasi sirkuit.

Menurut Ditlantas Polda NTB, Kombes Pol. Djoni Widodo konsep pergerakan arus kendaraan penonton adalah mulai dari lokasi parkir menuju sirkuit, dan kembali lagi ke lokasi parkir pasca kegiatan balapan disaksikan.

Pihaknya kemudian membuat infografis 3 warna yang mewakili arus pergerakan kendaraan bus bagi penonton, yaitu:

  1. Line hijau dan Line biru menggambarkan arus pergerakan dari lokasi parkir PB (Parkir Barat) 1 dan 2 menuju sirkuit dan sebaliknya.
  2. Line ungu menggambarkan arus pergerakan dari lokasi parkir PT (Parkir Timur) 1 dan 2 menuju sirkuit dan sebaliknya.

Masih dilansir dari situs resmi Ditlantas Polda NTB, penjelasan ulasan pergerakan kendaraan pribadi dari lokasi parkir menuju simpul transportasi di luar kawasan adalah sebagai berikut :

  1. Pintu masuk Bandara Bizam, diperkirakan mejadi pemasok penonton sebanyak 7.500 orang. Untuk itu telah disiapkan transportasi publik sebanyak 18 kendaraan.
  2. Pintu masuk Bangsal, diperkirakan jumlah penonton yang masuk sebanyak 1.250 orang, dan armada yang disediakan adalah 3 armada.
  3. Pintu masuk Pelabuhan Lembar dan Gili Mas diperkirakan menjadi penyumbang penonton terbanyak, yaitu sebanyak 12.500 orang, 30 armada siap melayani calon penonton yang akan menyaksikan balapan.
  4. Untuk penggemar dari pulau Sumbawa pun tidak terlupakan karena pintu masuk pelabuhan Kayangan telah disiapkan armada sebanyak 4 transportasi bus.
  5. Tentunya masyarakat disekitar Kota Mataram tidak perlu khawatir, Pemerintah Daerah telah menyiapkan armada sebanyak 5 kendaraan di ex Bandara Selaparang.

Skenario tersebut telah melalui beberapa tahapan pembahasan, baik dilevel daerah maupun di skala nasional sudah dibahas dengan Kementrian Perhubungan.

Penggemar tidak perlu khawatir karena ketersediaan kendaraan umum akan dipersiapkan dan dipastikan oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTB. (DAA)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button