MataramWorld

Gubernur Beri Hadiah Umrah untuk Penjaga Malam dan Ayahnya

Mataram (NTB Satu) – Arief Jayadi Putra tak kuasa menahan air mata bahagianya saat mendengar ia akan diberi hadiah umrah oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Tidak tanggung-tanggung, ia mendapat hadiah umrah sekaligus bersama ayahnya.

Penghargaan sekaligus hadiah umrah yang diberikan kepada security atas nama Arief Jayadi Putra itu, lantaran dedikasi dan disiplin kerja terbaiknya selama ini. Arief rencananya akan diberangkatkan umrah apabila situasi Covid-19 sudah membaik.

Suasana haru pun menjadi warna dalam giat Resolution For 2021 yang digelar oleh pihak Dinas Sosial NTB pada Rabu (30/12) di halaman kantor tersebut. Saat menerima penghargaan dari Bang Zul, Arief mengaku kaget dan tidak menyangka akan mendapatkan hadiah umrah dari orang nomor satu di NTB itu.

“Jujur, saya merasa terharu dan kaget, karena tidak menyangka akan mendapatkan hadiah umrah,” ucapnya. Ia pun menitikkan air mata haru bercampur bahagianya.

Arief lantas lebih kaget lagi melihat respon dari Gubernur NTB, karena di kesempatan itu, penjaga malam tersebut sempat mengutarakan bahwa dirinya akan memberikan hadiah umrah itu kepada orang tuanya (ayahnya).

“Boleh kan hadiah umrah ini saya berikan kepada orang tua atau ayah saya pak?,” tanyanya singkat. Gubernur kelahiran Sumbawa itu langsung menanggapi pernyataan Arief seketika.

“Dua-duanya kita berangkatkan (Arief dan Ayahnya), supaya ada yang menjaga ayahnya pada saat umrah,” kata Gubernur disambut haru oleh keluarga besar Dinas Sosial NTB.

“Masya Allah, terimakasih Bapak Gubernur NTB telah mengajarkan arti sebuah ketulusan hati,” celetuk Arief mengucapkan terimakasih kepada Bang Zul sembari bersyukur kepada Allah SWT.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB, H Ahsanul Khalik juga mengaku sangat terharu atas kepedulian nyata yang ditunjukkan Bang Zul.

“Tentu kami sangat terharu. Ada pelajaran luar biasa dari seorang pemimpin. Yaitu arti sebuah ketulusan dalam membangun hubungan dengan staf, bahkan staf seperti penjaga malam sekalipun, Pak Gubernur mengajarkan bahwa semua posisi dalam struktur organisasi itu penting,” kata pria yang kerap disapa AKA ini.

Menurutnya, bagi jajaran Dinas Sosial NTB, ini adalah pembelajaran sekaligus modal dalam menjaga keselarasan dan kebersamaan suksesnya program menuju NTB Gemilang. Karena hidup ini seperti yang selalu diajarkan oleh Pak Gubernur harus tanpa sekat dan harus bermakna.

“Dan Pak Gubernur telah memperlihatkan bahasa kebatinan itu pada kita semua, dan tidak tanggung-tanggung hadiah Umrah yang tidak pernah dimimpikan atau bahkan terfikirkan sama sekali diterima oleh Saudara kami disini yaitu Arief dan Ayahnya,” imbuh mantan Kepala Pelaksana BPBD NTB tersebut.

Menurut AKA, hadiah yang diberikan secara terencana adalah hal yang biasa. Namun, hadiah yang diberikan secara tiba-tiba, bisa menjadi sesuatu yang luar biasa. Terlebih, hadiah tersebut berasal dari seorang pemimpin yang mampu mengajarkan kepada semua pihak tentang arti ketulusan hati.

“Karena hal-hal seperti ini terjadi dikarenakan datangnya dari rasa terdalam seorang pemimpin, spontanitas itu adalah ketulusan tertinggi,” demikian Kepala Dinsos NTB.

Pada kesempatan ini, Bang Zul juga menberikan apresiasi atas kerja Dinas Sosial NTB sepanjang 2020, Gubernur kembali memuji kinerja Dinas Sosial NTB yang selalu merespon berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat tanpa mengenal waktu, dan ini harus ditingkatkan pada 2021.

Dinas Sosial, menurut Bang Zul, adalah ujung tombak sekaligus dinilainya paling responsif. Itu dikarenakan kinerja Dinsos NTB selalu merespon cepat setiap ada persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Saya bersyukur, yang menjadi ujung tombak sangat responsif dalam hitungan detik dan menit itu adalah Dinas Sosial,” demikian sanjung Gubernur atas kinerja Dinsos NTB pada acara tersebut. (r/Diskominfotik NTB)


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button