KONI NTB Minta Kontingen Jaga Sportivitas, Dinamika Porprov XII NTB Dinilai Wajar
Mataram (NTBSatu) – Ketua KONI NTB, Mori Hanafi meminta seluruh kontingen menjaga sportivitas di tengah ketatnya persaingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026.
Menurutnya, tensi tinggi yang muncul selama pertandingan merupakan bagian dari kompetisi. Meski begitu, atlet, pelatih, ofisial, hingga suporter harus tetap mengutamakan persaudaraan.
Pernyataan tersebut Mori sampaikan menyusul munculnya berbagai dinamika pada sejumlah cabang olahraga selama pelaksanaan Porprov XII NTB 2026.
Menurutnya, perdebatan atau riak-riak kecil di arena pertandingan merupakan hal yang wajar dalam ajang olahraga yang melibatkan seluruh kabupaten dan kota di NTB.
Namun, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak membiarkan dinamika tersebut mengaburkan tujuan utama Porprov sebagai ajang mempererat persaudaraan sekaligus membangun prestasi olahraga daerah.
“Kompetisi yang ketat pasti melahirkan tensi yang tinggi,” kata Mori, Minggu, 19 Juli 2026.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta tetap mengedepankan rasa hormat dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, semangat meraih kemenangan tidak boleh mengorbankan kebersamaan.
“Kita semua harus menaruh rasa hormat dan sportivitas di atas segalanya,” ujarnya.
Sementara itu, panitia besar bersama tim pengawas terus memantau pelaksanaan pertandingan di setiap cabang olahraga. Mereka juga mengantisipasi potensi konflik yang dapat mengganggu jalannya kompetisi.
Selanjutnya, panitia akan menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme resmi sesuai regulasi olahraga yang berlaku. Langkah tersebut bertujuan menjaga kompetisi tetap sehat, adil, dan kondusif hingga penutupan.
Lakukan Evaluasi
Mori menegaskan, panitia juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Porprov XII NTB 2026. Evaluasi itu menjadi dasar untuk memperbaiki penyelenggaraan selama kompetisi masih berlangsung.
Selain itu, KONI NTB berkomitmen memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh kontingen. Setiap keberatan atau sengketa pertandingan akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
Ia berharap seluruh kontingen menghormati setiap keputusan yang lahir melalui mekanisme resmi. Sikap tersebut penting untuk menjaga kepercayaan terhadap penyelenggaraan Porprov tahun ini.
Lebih lanjut, Mori mengajak masyarakat dan para pendukung memberikan dukungan positif kepada seluruh atlet. Ia berharap suporter ikut menjaga suasana pertandingan tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang memperebutkan medali antardaerah. Kompetisi tersebut juga menjadi wadah pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi.
Mori berharap dinamika selama Porprov XII NTB 2026 menjadi proses pendewasaan bagi seluruh insan olahraga di NTB. Ia optimistis ajang ini akan melahirkan atlet-atlet terbaik untuk memperkuat kontingen NTB pada Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB–NTT 2028.
“Saya optimis melalui Porprov ini akan melahirkan atlet-atlet terbaik untuk memperkuat kontingen NTB pada PON 2028 nanti,” katanya. (*)




