NasionalPemerintahan

Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka

Jakarta (NTBSatu) – Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Pertemuan itu menjadi agenda tahunan kedua negara. Agenda tersebut bertujuan memperkuat hubungan bilateral dan memperluas kerja sama strategis.

Berdasarkan pantauan live YouTube Sekretariat Presiden, rombongan PM Lawrence Wong tiba di Kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB. Pasukan kehormatan yang disiapkan pemerintah Indonesia mengawal kedatangannya.

IKLAN

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung PM Wong di pelataran istana.

Kedua pemimpin kemudian berjabat tangan dan saling menyampaikan salam sebelum mengikuti rangkaian upacara penyambutan kenegaraan.

Penampilan tari tradisional mengawali prosesi penyambutan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara. Selanjutnya, pasukan upacara mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura dalam upacara resmi penyambutan.

IKLAN

Setelah itu, Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan yang diiringi dentuman meriam. Seusai inspeksi, Presiden memperkenalkan jajaran anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir kepada Lawrence.

Presiden memperkenalkan sejumlah menteri kepada PM Lawrence. Mereka meliputi Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, Budi Gunadi Sadikin, Prasetyo Hadi, Sugiono, Rosan Roeslani, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Teddy Indra Wijaya.

Pada kesempatan yang sama, Lawrence juga memperkenalkan delegasi Singapura yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Indonesia.

Usai seremoni penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Lawrence Wong akan menggelar pertemuan leaders’ retreat di ruang kerja Presiden.

Pertemuan tersebut diharapkan mampu mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Singapura di berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, investasi, perdagangan, hingga kerja sama kawasan.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda rutin tahunan antara Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Singapura.

“Juga akan ada 26 kesepakatan / MoU nanti di tanda tangani,” urai Seskab. (*)

Artikel Terkait