Sumbawa

Kebakaran di Brang Biji: Satu Rumah Hangus, Kerugian Capai Rp150 Juta

Sumbawa Besar (NTBSatu)Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah permanen milik Edi Bahfiar. Warga RT 03 RW 02, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa.

Kebaran terjadi pada Rabu malam, 10 Juni 2026. Dugaannya, korsleting listrik pada mesin air menjadi penyebab insiden tersebut. Korban mengalami kerugian sementara mencapai Rp150 juta.

Api mulai membesar sekitar pukul 22.54 Wita. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena tidak ada penghuni di dalamnya. Kobaran api dengan cepat membakar bangunan. Sebelum akhirnya petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa berhasil mengendalikan api tersebut.

IKLAN

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin mengatakan, laporan pertama bersumber warga yang melihat kobaran api dari rumah korban.

“Laporan kebakaran kami terima dari masyarakat sekitar pukul 22.54 Wita. Kemudian, petugas langsung bergerak menuju lokasi,” kata Sahabuddin, Kamis 11 Juni 2026.

Menurut Sahabuddin, tim dari Satgas 1 Mako tiba di lokasi sekitar enam menit setelah laporan tersebut masuk dan langsung melakukan upaya pemadaman.

IKLAN

“Begitu tiba di lokasi, anggota langsung melakukan pemadaman. Mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Dinas Damkar mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran. Tak hanya tim pemadam, personel Babinsa, Polsek Kota Sumbawa, PLN, serta masyarakat setempat, turut membantu proses penanganan.

“Kami mengerahkan tiga unit fire truck untuk mempercepat pengendalian api dan meminimalkan dampak kebakaran,” jelasnya.

Akibat Arus Pendek Listrik

Dugaan sementara, kebakaran ini akibat arus pendek listrik yang berasal dari mesin air di rumah tersebut. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran ini akibat arus pendek listrik pada mesin air,” ungkapnya.

Meski bangunan rumah mengalami kerusakan berat, petugas berhasil mencegah kobaran api meluas ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi.

“Berkat kesigapan anggota di lapangan dan bantuan masyarakat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain,” tegasnya.

Setelah hampir satu jam berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api pada pukul 23.45 Wita. Tim kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Api berhasil dipadamkan dalam kondisi aman dan terkendali. Selanjutnya petugas melakukan pendinginan sebelum kembali ke markas,” tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah sedang tidak dihuni saat kebakaran terjadi. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta. (Marwah)

Artikel Terkait