Sekda Lepas Kontingen O2SN, Targetkan Lombok Timur Pertahankan Tradisi Juara
Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menargetkan para atlet pelajar mampu melanjutkan tradisi prestasi daerah pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi NTB. Sebanyak 20 atlet pelajar jenjang SD dan SMP siap mewakili Lombok Timur pada O2SN tingkat Provinsi NTB. Mereka akan bertanding di enam cabang olahraga.
Kontingen dilepas langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Juaini Taofik, di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Minggu, 28 Juni 2026. Para atlet akan bersaing pada cabang renang, pencak silat, gimnastik, panjat tebing, atletik, dan bulu tangkis.
Dalam arahannya, Juaini menegaskan O2SN bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah membentuk karakter, kedisiplinan, dan sportivitas para pelajar.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh peserta tetap harus memiliki semangat meraih prestasi. Menurutnya, kemenangan hanya bisa dicapai melalui latihan yang disiplin, kerja keras, dan kesiapan mental selama bertanding.
“Karena ini adalah pertandingan, tidak ada sesuatu yang bisa kita raih secara biasa. Harus dengan disiplin dan semangat juang di bawah bimbingan para official,” ujarnya, Minggu, 28 Juni 2026.
Juaini mengatakan Bupati Lombok Timur juga menitipkan harapan agar para atlet mampu membawa pulang prestasi. Semangat “Lombok Timur Juara”, kata dia, harus menjadi motivasi setiap kali daerah mengikuti berbagai ajang, termasuk O2SN.
Rekam Jejak Menjanjikan
Ia optimistis para pelajar mampu bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lain di NTB. Menurutnya, Lombok Timur selama ini memiliki rekam jejak yang baik dalam berbagai kompetisi sehingga layak memasang target tinggi.
Selain mengejar medali, Juaini mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama mengikuti pertandingan. Ia juga mengingatkan para atlet agar tetap rendah hati saat menang dan tetap percaya diri saat belum meraih hasil terbaik.
“Adab tetap harus dijaga. Ketika menang jangan jemawa, ketika kalah jangan rendah diri. Yang terpenting adalah menunjukkan usaha terbaik,” pesannya.
Ajang O2SN juga menjadi salah satu langkah pemerintah menjaring bibit atlet potensial sejak usia sekolah. Ajang ini menjadi sarana pemerintah menjaring dan membina atlet-atlet muda agar mampu mengharumkan nama Lombok Timur hingga tingkat nasional.




