Lombok Barat

Penumpang Ungkap Penyebab Kebakaran KMP Putri Yasmin Diduga Akibat Muatan Mobil Box

Mataram (NTBSatu) – Seorang penumpang mengungkap dugaan penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin pada Rabu, 12 Agustus 2026 sekitar pukul 04.30 Wita.

Insiden tersebut diduga kuat berawal dari muatan salah satu mobil box yang terparkir di dalam dek kendaraan kapal.

​Saksi mata asal Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Junaidi menjelaskan, asap pekat tiba-tiba membubung ketika sebagian besar penumpang masih dalam keadaan tertidur lelap. Suasana di dalam dek kapal berubah menjadi sangat panik saat kepulan asap semakin tebal mengudara dari bagian bawah kapal.

IKLAN

Setelah itu, saksi mengungkapkan ayahnya langsung berinisiatif membangunkan para penumpang agar segera menyelamatkan diri ke area terbuka.

​”Pas waktu jam berapa itu, ada mobil box yang tiba-tiba mengeluarkan asap dari parkiran. Sudah semprot pakai tabung (APAR). Tiba-tiba apinya semakin besar. Apinya menjalar ke motor yang di belakang,” katanya, mengutip akun Facebook Alkaf Journey pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Dugaan Asal Api dan Penyelamatan Penumpang

Berdasarkan informasi dari Junaidi, mobil box yang merupakan titik awal kemunculan asap tersebut diduga mengangkut muatan berupa sepeda motor listrik. Anak buah kapal beserta penumpang sempat berupaya memadamkan titik api awal menggunakan tabung pemadam api ringan (APAR).

Namun, kobaran api gagal terkendali dan justru merambat sangat cepat ke deretan sepeda motor serta kendaraan lain yang terparkir rapat di dekat mobil box tersebut.​Melihat kobaran api makin membesar dan membahayakan keselamatan pelayaran, kapten KMP Putri Yasmin langsung mengambil langkah darurat.

Nakhoda memerintahkan seluruh penumpang mengenakan jaket pelampung dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

​”Kaptennya suruh lompat pakai pelampung semuanya, sama anak kecil juga,” ujarnya.

​Junaidi akhirnya melompat ke laut bersama ayah dan rekannya, lalu berenang menjauh sekitar 50 meter dari lambung kapal guna menghindari paparan api. Kapal lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian langsung mendekat dan mengevakuasi para korban dari perairan.

Kondisi Korban dan Penanganan Otoritas

Di tengah kepanikan proses evakuasi di laut, warga asal Lombok Timur tersebut sempat terpisah dari anggota keluarganya. Namun, tim SAR dan petugas posko penanganan darurat akhirnya berhasil menemukan keberadaan sang ibu yang saat ini masih menjalani perawatan serta pendataan lanjutan.

​”Iya, ada ibu saya sama kakak saya. Sudah ketemu, tapi lagi proses,” tuturnya.

​Hingga saat ini, pihak otoritas pelabuhan bersama tim SAR gabungan masih mendata seluruh penumpang serta kendaraan yang menjadi korban insiden KMP Putri Yasmin.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti timbulnya api pada muatan mobil box tersebut. (*)

Artikel Terkait