Korban Kebakaran di KSB Terima Bantuan Logistik dan Pendampingan
Sumbawa Barat (NTBSatu) — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kelurahan Telaga Bertong dan Kelurahan Bugis, Kabupaten Sumbawa Barat, selama dua hari berturut-turut. Pasalnya, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada 6 Juli hingga 7 Juli 2026.
Menyikapi hal itu, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat bergerak cepat menyerahkan bantuan logistik kepada seluruh warga terdampak. Langkah sigap ini bertujuan untuk memulihkan kondisi fisik serta psikologis para korban secepatnya.
Kepala Dinas Sosial, Ns. H. Kamaluddin, S.Kep., memimpin langsung aksi kemanusiaan tersebut bersama jajaran Bidang Perlindungan Jaminan Sosial. Mereka menyerahkan berbagai kebutuhan pokok untuk meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Berdasarkan data lapangan, petugas mencatat bencana kebakaran ini menimpa enam kepala keluarga dengan total 24 jiwa asal Kelurahan Telaga Bertong. Sementara itu, amukan si jago merah juga melanda satu keluarga dengan total enam jiwa asal Kelurahan Bugis.
“Kami memastikan seluruh kebutuhan dasar para korban terpenuhi secara baik selama masa darurat,” ujar Kamaluddin kepada NTBSatu, Selasa, 7 Juli 2026.
Dinsos Salurkan Bantuan
Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah menyalurkan bantuan makanan siap saji serta pasokan makanan untuk kebutuhan selama satu minggu. Selanjutnya, korban dapat mengolah bantuan bahan pokok tersebut secara mandiri dengan pengawasan dari pihak pimpinan RT.
“Petugas Tagana juga memberikan pendampingan konseling untuk memulihkan trauma psikologis warga,” ujarnya.
Bukan hanya itu, Dinsos membagikan bantuan sandang berupa pakaian layak pakai untuk anak-anak maupun orang dewasa. Selain itu, warga menerima perlengkapan tidur seperti kasur empuk, selimut hangat, serta kain sarung.
“Kebakaran pada Kelurahan Bugis menghabiskan seluruh harta benda milik satu keluarga miskin,” ujarnya.
Sebenarnya, korban kebakaran yang malang tersebut merupakan salah satu keluarga penerima manfaat program PKH nasional.
Maka dari itu, pemerintah daerah memberikan bantuan tambahan berupa terpal, paket peralatan keluarga, serta sarana kebersihan diri. Bantuan lengkap ini mengacu pada hasil penilaian cepat tim kebencanaan menuju lokasi acara.
“Pemerintah akan mengusulkan para korban masuk dalam program KSB Maju kategori kemiskinan ekstrem,” jelasnya.
Tentunya, program daerah ini menjadi solusi jangka panjang untuk memulihkan roda perekonomian keluarga.
Sinergi kuat antara instansi pemerintah serta relawan Tagana membuat penanganan bencana berjalan sangat lancar. seluruh korban menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian serta bantuan cepat pemerintah daerah. (*)




