Bupati Amar Luncurkan KSB Sadar STBM, Lomba Desa Tahun 2026 Dimulai
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat kembali memacu gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., meresmikan gerakan ini di halaman Graha Fitrah, Senin, 7 September 2026.
Peluncuran ini menandai pembukaan Lomba Desa STBM Tahun 2026 tingkat kabupaten. Bupati Amar Nurmansyah bersama delapan camat menandatangani komitmen bersama pelaksanaan STBM berkelanjutan.
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menekankan pentingnya menjaga prestasi sanitasi yang pernah daerah meraihnya. Ia meminta seluruh jajaran mengawal pengelolaan sampah dan limbah cair secara terpadu.
“Capaian membanggakan yang pernah kita raih harus terus kita pertahankan bersama. Pengelolaan sampah dan limbah cair membutuhkan kolaborasi seluruh pihak,” ujar Bupati Amar, Senin, 7 September 2026.
Gerakan ini bertujuan menggugah kesadaran warga agar menerapkan pola hidup bersih secara konsisten. Pemkab Sumbawa Barat ingin menjadikan kebiasaan sehat sebagai budaya utama masyarakat.
Agen Gotong Royong bersama kepala desa dan lurah menjadi motor penggerak utama di lapangan. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) mendampingi serta mengawasi pelaksanaan gerakan di setiap desa.
Pelaksanaan gerakan ini memegang teguh lima pilar utama sanitasi lingkungan. Pilar tersebut meliputi stop buang air besar sembarangan hingga pengamanan limbah cair.
Sebanyak 65 desa dan kelurahan siap bersaing dalam ajang lomba berjenjang ini. Kompetisi ini sekaligus mematangkan persiapan daerah menghadapi ajang STBM Award 2026.
Sebelumnya Kabupaten Sumbawa Barat pernah mencetak sejarah manis pada tahun 2021 lalu. Daerah ini menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menuntaskan 100 persen 5 Pilar STBM.
Museum Rekor-Dunia Indonesia bahkan menganugerahkan penghargaan resmi atas keberhasilan capaian tersebut. Bupati Amar berharap semangat gotong royong warga terus menyokong keberlanjutan program ini.
“Perilaku hidup bersih dan sehat harus berjalan beriringan dengan semangat gotong royong. Kita harus memastikan kebiasaan baik ini terus hidup,” pungkas Bupati Amar. (*)




