Sumbawa Barat

Bakesbangpol KSB Petakan Kerawanan Pilkades Serentak di 21 Desa

Sumbawa Barat (NTBSatu) — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumbawa Barat memperketat pengawasan dini menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pihak pemerintah mengatensi penuh pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa pada 21 wilayah tahun ini.

Langkah taktis tersebut bertujuan menjaga stabilitas keamanan wilayah selama tahapan politik lokal berlangsung. Aparat daerah memetakan potensi kerawanan sosial agar tensi politik di tingkat bawah tetap kondusif.

Kepala Badan Kesbangpol Sumbawa Barat, Saifullah menegaskan, instansinya tidak ingin kecolongan momentum berharga ini. Walaupun kondisi daerah saat ini aman, potensi gesekan antarpendukung calon tetap menjadi atensi utama.

IKLAN

“Tentu kami perlu melihat lagi desa-desa yang memiliki potensi konflik sosial dan sebagainya,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 11 Juni 2026. 

Pihak Bakesbangpol memfokuskan pengawasan pada riwayat keamanan serta perkembangan dinamika politik lokal dari tahun ke tahun. Pendekatan interaktif ini terbukti ampuh meredam riak kecil sebelum meluas menjadi bentrokan terbuka di tengah masyarakat.

“Kita tahu daerah kita ini sudah beberapa tahun bebas dan zero konflik sosial,” lanjutnya. 

IKLAN

Institusi pengawal keamanan daerah ini juga menjadwalkan koordinasi intensif bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Kedua lembaga akan menyelaraskan jadwal sosialisasi regulasi pilkades agar para calon memahami aturan main kompetisi.

“Makanya ini yang harus kita jaga, antisipasi, dan pertahankan semua,” tegasnya. 

Sukses pelaksanaan Pilkades serentak pada 21 desa membutuhkan kedewasaan berpolitik dari seluruh figur yang bertarung. Selain figur calon pemimpin, kesadaran penuh dari lapisan masyarakat akar rumput memegang peranan paling vital.

Gesekan serta aksi saling menjatuhkan antarcalon biasanya rawan terjadi menjelang hari pemungutan suara. Oleh karena itu, Bakesbangpol mengajak semua pihak menyikapi perbedaan pilihan politik secara bijak dan dewasa.

“Namanya orang berkompetisi, pasti ada dinamika yang terjadi,” pungkas Saifullah 

Melalui persiapan matang ini, pemerintah daerah optimistis pesta demokrasi tingkat desa berjalan lancar tanpa noda kerusuhan. Kedamaian wilayah Sumbawa Barat menjadi prioritas mutlak yang harus diperjuangkan oleh seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama. (*)

Artikel Terkait