Kota Mataram

Atasi Masalah Sampah, Pagesangan Barat Siapkan 30 Titik Tempah Dedoro

Mataram (NTBSatu)Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, bergerak cepat memaksimalkan berbagai strategi penanganan sampah berbasis lingkungan, termasuk program Tempah Dedoro.

Lurah Pagesangan Barat, Putri Aydul Sakinah menegaskan, penanganan sampah di wilayahnya berfokus pada optimalisasi sarana pembuangan dan pemangkasan volume sampah langsung dari tingkat rumah tangga.

“Masalah sampah ini tidak ada habisnya. Di Pagesangan Barat, kami berupaya memfasilitasi armada yang memadai. Sekaligus, membangun kesadaran warga agar tidak ada lagi yang membuang sampah ke saluran air,” jelasnya pada NTBSatu, Jumat, 29 Mei 2026.

IKLAN

Selain itu, ia menaruh perhatian khusus pada area rawan pembuang sampah liar.

“Kami mengaktifkan jadwal khusus setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 08.00 pagi sampai 11.00 siang. Armada roda tiga kami siagakan standby di titik rawan tersebut. Tujuannya, agar masyarakat bisa langsung membuang sampah ke sana,” kata Putri.

Ia menilai, hal tersebut efektif dalam menekan jumlah sampah yang berakhir di saluran air.

IKLAN

“Langkah ini efektif. Minimal dalam seminggu, kita berhasil menyelamatkan tiga armada penuh sampah yang dulunya sering berakhir di saluran air,” ucap Putri.

Ia mengungkap, melalui program Tempah Dedoro, Pagesangan Barat telah mencanangkan tiga puluh titik yang tersebar di seluruh wilayahnya.

“Kami sudah menganggarkan untuk tiga puluh titik Tempah Dedoro yang siap dieksekusi pada semester ketiga (mulai Juli). Target awal kami prioritaskan pada wilayah yang memiliki ketersediaan lahan memadai seperti Lingkungan BTN Kekalik dan Lingkungan Saren,” ungkapnya.

Putri berharap, Pemerintah Kota Mataram memberikan perhatian lebih pada pengadaan armada pengangkut sampah.

“Kalau terkait armada, harapan kami sekiranya pemerintah bisa menambah armada. Karena sampah ini bisa kita selesaikan tentunya yang pertama kesadaran masyarakat. Kemudian juga didukung oleh sarana dan prasarana. Untuk kondisi sekarang memang kami hanya memaksimalkan sarana atau armada yang ada,” pungkas Putri. (*)

Artikel Terkait

Back to top button