Pemkot Bima Gelar Pelatihan dan Sertifikasi SKK Ahli Muda Teknik SDA
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima membuka kegiatan pelatihan dan uji sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) jenjang 7 untuk Ahli Muda bidang Teknik Sumber Daya Air pada Selasa, 5 Mei 2026.
Langkah ini bertujuan mencetak tenaga profesional yang memiliki kompetensi tinggi, serta mampu bersaing pada tingkat regional maupun nasional. Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., menegaskan, pembangunan tidak hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Ia menilai, peran SDM profesional, tersertifikasi, serta berintegritas menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah.
Sektor jasa konstruksi, khususnya bidang sumber daya air, memegang peran penting dalam penguatan infrastruktur, pengelolaan air, pengurangan risiko bencana, serta peningkatan layanan publik.
Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme SDM
Feri menekankan, pelatihan dan sertifikasi tidak sekadar berfungsi sebagai proses administratif untuk memperoleh dokumen resmi. Ia menilai, kegiatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas tenaga konstruksi.
“Pelatihan dan sertifikasi ini bukan sekadar agenda administratif untuk memperoleh sertifikat, melainkan proses peningkatan kapasitas, penguatan integritas, serta pembentukan standar profesionalisme tenaga konstruksi daerah agar mampu bersaing secara regional maupun nasional,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Peserta perlu memperkuat kemampuan teknis, menambah pengalaman, serta menerapkan etika profesi dalam setiap pekerjaan.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk tumbuh menjadi tenaga profesional yang terpercaya, berkualitas, dan siap menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan Kota Bima,” ujarnya.
Pemkot Bima menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas SDM konstruksi lokal. Kebutuhan tenaga ahli yang kompeten dan tersertifikasi terus meningkat seiring tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, terutama pada sektor sumber daya air yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, pemerintah berharap lahir tenaga konstruksi yang siap menghadapi tantangan pembangunan. SDM yang tangguh dan profesional akan mendorong kualitas pembangunan yang lebih baik serta mempercepat terwujudnya Kota Bima yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)