Asrul Mengaku Legawa Ditinggal Jika Suhaili Pilih Zulkieflimansyah
Lombok Timur (NTBSatu) – Suhaili Fadhil Thohir-Asrul Sani sebelumnya digadang-gadang akan menjadi salah satu pasangan yang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur NTB 2024.
Keduanya juga sempat bersamaan menyerahkan berkas pendaftaran ke sejumlah partai politik (parpol) guna mendapat dukungan dalam laga politik tersebut.
Namun belakangan, duet keduanya mulai terlihat goyah. Pasalnya, Suhaili dikabarkan mulai melakukan konsolidasi dengan Gubernur NTB periode 2018-2023, Dr. Zulkieflimansyah.
Bahkan paket Zulkieflimansyah-Suhaili dikabarkan akan segera terdeklarasi.
Mengetahui kabar tersebut, Asrul yang merupakan anak Bupati Lombok Timur dua periode, Ali Bin Dachlan, mengaku legawa dan menganggap hal tersebut sebagai dinamika biasa dalam politik.
Berita Terkini:
- Mi6: Lindungi Sawah Penting, Tapi Kebijakan Jangan Abaikan Realitas Lapangan
- Dua Pejabat Lobar Masuk Nominasi 3 Besar Seleksi Eselon II Pemprov NTB
- Polisi Limpahkan Lagi Berkas Perkara Tersangka Dugaan Korupsi RSUD Sondosia Bima
- Kejari Dompu Serahkan Data Tiga Oknum Jaksa Diduga Peras Camat Pajo ke Kejati NTB
- Pemprov NTB Rombak Tata Kelola Aset Daerah untuk Dongkrak PAD
“Silahkan saja kalau mau deklarasi. Itu biasa- biasa saja,” kata Asrul, Selasa, 28 Mei 2024.
Sejauh ini, ungkap Asrul, komunikasi politik dengan Suhaili untuk maju di Pilkada NTB masih tetap berjalan seperti biasa.
Ia menyebut Suhaili belum pernah menyampaikan secara langsung akan mencari pasangan yang lain.
Terlebih lagi mereka sebelumnya juga telah mendaftar ke tiga pertai politik yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Nasdem, yang merupakan bukti keseriusan Suhaili-Asrul menjadi kandidat Pilkada NTB. (MKR)



