Pemprov NTB Tak Ingin Rencana Memperbanyak Pompa Air Memicu Konflik
Mataram (NTBSatu) – Kementerian Pertanian mencanangkan untuk memperbanyak pompa air agar mengairi sawah demi memperlancar penanaman padi.
Hal tersebut bertujuan agar kebutuhan akan stok beras dapat tercukupi hingga musim kemarau selesai.
Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahmadi mengatakan, tidak ingin penduduk di hilir sungai melayangkan komplain akibat rencana memperbanyak pompa air tersebut.
Ahmadi ingin agar penduduk yang berdomisili di hilir dan hulu sungai tidak berkonflik.
Berita Terkini:
- Disorot di Sidang, Kejati NTB Siapkan Strategi untuk 15 Dewan Penerima Uang
- Bareskrim Polri Tangkap Dua Gembong Narkoba Jaringan Koko Erwin
- Dua Masjid Dibangun di Kawasan Perumahan Varindo melalui Yayasan Sa’ad bin Abi Waqqash
- Klaim Mobil Listrik Lebih Hemat, Pemprov NTB Hapus Anggaran BBM dan Pemeliharaan Kendaraan Konvensional
- Bareskrim Polri Rilis Foto dan Identitas Dua DPO Komplotan Bandar Sabu Koko Erwin
“Kalau pemerintah sampai salah mengambil keputusan, masyarakat bisa berkonflik,” ungkap Ahmadi, Kamis, 16 Mei 2024.
Ahmadi memperingatkan masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran selama musim kemarau dan kekurangan air bersih untuk masyarakat.
Selama ini, Lombok bagian selatan selalu mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau.
“Jadi, harus senantiasa menghemat penggunaan air. Supaya, ketersediaan air dalam musim kemarau senantiasa aman,” tandas Ahmadi. (GSR)



