Warga Jambi Salat Minta Hujan Langsung Diijabah, NTB sudah Seminggu belum Ada Tanda-tanda
Mataram (NTB Satu) – Panjangnya musim kemarau tahun ini nampaknya berdampak cukup serius bagi kehidupan masyarakat. Terlihat masyarakat di berbagai daerah sudah melakukan salat minta hujan atau istisqa.
Salah satu yang paling ramai dibahas adalah salat istisqa yang dilakukan masyarakat Kelurahan Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, pada Jumat, 20 Oktober 2023.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @ashabulkahfi767, terlihat warga berdekatan untuk mengikuti salat minta hujan tersebut.
Sesuatu menakjubkan kemudian terjadi. Menjelang selesai salat, rintikan hujan mulai turun di lokasi. Semakin lama, rintik hujan pun semakin deras.
Berita Terkini:
- KSB Alokasikan Rp5 Miliar untuk Beasiswa Mahasiswa, Awal Semester Sudah Dicairkan
- Pemkab Sumbawa Sisir Distribusi LPG 3 Kilogram, Penimbun Terancam Dipidana
- Workshop KPT 2024, S2 Pedagogi STKIP Taman Siswa Bima Perkuat Standar RPS dan Materi Ajar
- Kasus Kematian Brigadir Nurhadi: Aris Dituntut 8 Tahun, Yogi 14 Tahun
Jemaah pun tampak sumringah sekaligus takjub dengan kejadian tersebut, karena merasa doa mereka langsung diijabah.
Sedangkan di Provinsi NTB, terjadi sebaliknya. Pemprov NTB juga melaksanakan salat istisqa di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Senin, 16 Oktober 2023 lalu.
Kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar meminta diturunkan hujan, lantaran NTB sedang mengalami musim kemarau berkepanjangan.
Namun sudah seminggu berlalu, belum ada tanda-tanda turunnya hujan, salah satunya di Kota Mataram, tempat dilakukannya salat tersebut.(MKR)



