Lombok Tengah

Harga Bahan Pokok di Lombok Tengah Masih Stabil Meski Harga Pertamax Naik

Lombok Tengah (NTBSatu)Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah mulai memetakan dampak kenaikan harga Pertamax terhadap harga kebutuhan pokok. Langkah itu untuk mengantisipasi potensi kenaikan biaya distribusi yang dapat memengaruhi harga barang di pasaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, Lalu Setiawan mengatakan, pihaknya terus memantau harga komoditas melalui laporan harian dari pasar pantauan.

“Saat ini kami sedang petakan dampak kenaikan BBM berdasarkan data laporan harian beberapa komoditas di pasar,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 11 Juni 2026.

IKLAN

Menurutnya, kenaikan harga BBM yang terjadi saat ini hanya berlaku untuk jenis non-subsidi. Sementara BBM subsidi yang banyak masyarakat ataupun pelaku usaha distribusi belum mengalami kenaikan harga.

“Kenaikan itu kebijakan pemerintah pusat dan BBM yang naik ini BBM non-subsidi. Sementara yang subsidi tidak ada kenaikan,” ujarnya.

Setiawan mengatakan, pihaknya menyampaikan laporan harga harian berbagai komoditas ke Kementerian Perdagangan melalui aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

IKLAN

Harga Bahan Pokok Hari Ini

Berdasarkan laporan harga harian per 11 Juni 2026, mayoritas kebutuhan pokok di Pasar Renteng masih stabil. Dinas Perindustrian dan Perdangan memantau berbagai komoditas. Mulai dari beras, cabai, bawang, minyak goreng, gula, telur, daging, hingga sayuran.

Meski demikian, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Bawang merah naik dari Rp45 ribu menjadi Rp46 ribu per kilogram. Harga tomat juga naik dari Rp8 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram. Sementara kacang panjang meningkat dari Rp14 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Udang basah misalnya, turun dari Rp70 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga beras premium, beras SPHP Bulog, cabai merah keriting, cabai rawit merah, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging sapi, hingga daging ayam ras masih bertahan pada harga sebelumnya.

Disperindag Lombok Tengah mengatakan akan terus memantau perkembangan harga dalam beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi potensi kenaikan kebutuhan pokok akibat meningkatnya biaya distribusi. (*)

Artikel Terkait