Sumbawa Barat

Setahun Berjalan, Program Kartu KSB Maju Sukses Jangkau Ratusan Ribu Penerima Manfaat

Sumbawa (NTBSatu) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat sukses menggulirkan program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) selama satu tahun penuh. Agenda Paripurna DPRD KSB menjadi momentum penting untuk memaparkan rapor hijau program unggulan daerah tersebut.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., memaparkan langsung data capaian realisasi program ke hadapan legislatif. Inovasi satu kartu dengan tujuh layanan ini, menyasar berbagai sektor strategis masyarakat Bumi Pariri Lema Bariri.

“Program Kartu Sumbawa Barat Maju telah berjalan satu tahun sejak meluncur pada tanggal 20 Mei tahun 2025,” ujar Bupati Amar, Senin, 8 Juni 2026.

IKLAN

Pemkab KSB mengintegrasikan layanan pendidikan, kesehatan, perumahan, tani ternak, perikanan, UMKM, hingga sosial dalam kartu tersebut.

Intervensi anggaran yang masif ini mampu menyentuh langsung kehidupan masyarakat pada tingkat bawah. Secara akumulatif, program berskala besar ini sukses menjangkau 50.133 Kepala Keluarga (KK) di seluruh wilayah KSB.

“Progres program Kartu Sumbawa Barat Maju secara keseluruhan sudah mencapai 95,51 persen,” ujarnya.

IKLAN

Angka persentase tersebut menegaskan, efektivitas penyaluran bantuan pemerintah yang berjalan tepat sasaran.

Rapor Hijau Program KSB Maju

Dampak positif program kartu sakti ini mengalir langsung kepada 116.934 orang penerima manfaat. Sektor pendidikan dan kesehatan bahkan mampu mencatatkan kesuksesan dengan raihan capaian sasaran hingga 100 persen.

“KSB Maju Pendidikan capaian sasaran 100,00 persen menjangkau 12.325 KK,” ujar Bupati dengan nada optimis.

Sektor pendidikan ini sukses mendistribusikan anggaran sebesar Rp9,50 Miliar untuk membiayai 12.457 orang siswa.

Lini kesehatan juga mencetak rapor sempurna dengan total serapan anggaran mencapai Rp1,94 Miliar. Layanan pengobatan gratis ini berhasil memberikan perlindungan medis kepada 7.706 orang penerima manfaat.

Keberhasilan serupa juga terlihat jelas pada sektor perumahan masyarakat, dengan capaian sasaran sebesar 99,85 persen. Satuan kerja terkait sukses menuntaskan pembangunan 646 unit rumah layak huni sepanjang tahun 2025.

Sektor pemberdayaan ekonomi seperti UMKM turut menyumbang persentase kinerja yang sangat memuaskan bagi daerah. Pemerintah sukses menyalurkan modal usaha sebesar Rp4,08 Miliar kepada 925 pelaku usaha kecil.

“KSB Maju Sosial capaian sasaran 99,53 persen menjangkau 17.054 KK,” ungkapnya.

Pos jaminan sosial ini menyerap porsi anggaran paling besar yakni menyentuh angka Rp28,24 Miliar.

Evaluasi internal tetap berjalan pada pos tani ternak dan perikanan karena angka serapan belum maksimal. Sektor tani ternak baru menyerap anggaran 35,17 persen, sedangkan sektor perikanan menyentuh 68,90 persen.

Secara total, eksekutif menggelontorkan anggaran sebesar Rp59,50 Miliar dari pagu awal Rp64,16 Miliar. Manajemen keuangan yang rapi membuat program jaminan sosial ini berjalan tanpa kendala anggaran yang berarti.

“Kami tak lupa mengingatkan dan mengajak kepada semua pihak untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah,” harap Bupati Amar.

Dukungan legislatif dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan program kesejahteraan ini.

Rapat paripurna resmi berakhir dengan apresiasi tinggi dari para anggota dewan atas capaian kartu KSB Maju. Anggota legislatif berkomitmen mengawal program ini agar terus membawa dampak nyata bagi kemakmuran warga. (*)

Artikel Terkait

Back to top button