BMKG Jelaskan Penyebab NTB Diguyur Hujan padahal Musim Kemarau
Mataram (NTB Satu) – Sekitar satu pekan terakhir, beberapa daerah di NTB terus diguyur hujan. Padahal, saat ini wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau.
Namun menurut BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (Stamet ZAM), cuaca di wilayah NTB masih menunjukan adanya potensi pembentukan awan hujan yang cukup intensif dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga:
- Deadline Jalan Lenangguar–Lunyuk Mendekat, DPRD NTB: Kesempatan Terakhir AJPG
- Kematian Jemaah Haji Jadi Evaluasi, DPRD NTB Optimistis Kementerian Haji Perbaiki Layanan
- Polemik Internal PBB NTB Menghangat, Sekwil Tegaskan Kepemimpinan Nadirah Masih Sah
- Bupati Amar Dorong Seluruh Desa di Sumbawa Barat Jadi “Desa Cantik”
Kondisi ini dipicu oleh adanya aktivitas gelombang Kelvin, Rossby ekuatorial, Madden Julian Oscillation (MJO), serta adanya Pertemuan Massa Udara (konvergensi) di wilayah NTB.
“Kondisi labilitas lokal di wilayah NTB yang cukup kuat dan kelembapan lapisan atas yang cukup basah juga mendukung proses konvektif pada skala lokal di sebagian besar wilayah NTB,” kata Kepala BMKG Stamet ZAM, Herin Huntri, Senin, 10 Juli 2023.



