BMKG Jelaskan Penyebab NTB Diguyur Hujan padahal Musim Kemarau
Mataram (NTB Satu) – Sekitar satu pekan terakhir, beberapa daerah di NTB terus diguyur hujan. Padahal, saat ini wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau.
Namun menurut BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (Stamet ZAM), cuaca di wilayah NTB masih menunjukan adanya potensi pembentukan awan hujan yang cukup intensif dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga:
- Seleksi Terbuka Empat Jabatan Strategis Pemkab Sumbawa Rampung, Tiga Besar Segera Diumumkan
- Kompolnas Desak Polri Bongkar Jaringan Narkoba dalam Kasus Eks Kapolres Bima Kota
- Petani Milenial Kopi Arabika Sembalun Mulai Mengemuka, Harapkan Bantuan Ekspor Pemerintah
- Hukum Mandi Keramas Sebelum Puasa Ramadan, Wajib atau Sekadar Tradisi?
Kondisi ini dipicu oleh adanya aktivitas gelombang Kelvin, Rossby ekuatorial, Madden Julian Oscillation (MJO), serta adanya Pertemuan Massa Udara (konvergensi) di wilayah NTB.
“Kondisi labilitas lokal di wilayah NTB yang cukup kuat dan kelembapan lapisan atas yang cukup basah juga mendukung proses konvektif pada skala lokal di sebagian besar wilayah NTB,” kata Kepala BMKG Stamet ZAM, Herin Huntri, Senin, 10 Juli 2023.



