KSB Tuntaskan Pembayaran Klaim AUTP Rp931 Juta
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat menuntaskan pembayaran klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) senilai Rp931,26 juta. Pembayaran tersebut mencakup lahan pertanian seluas 155,21 hektare yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Selanjutnya, pemerintah daerah menggandeng PT Jasindo untuk memperluas cakupan area perlindungan asuransi tanaman padi. Kebijakan ini mengakomodasi lahan berisiko di sekitar wilayah terdampak agar para petani terhindar dari kerugian.
Kepala Dinas Pertanian KSB, Jamilatun, S.Pt., M.M.Inov., menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi petani.
“Pembayaran klaim AUTP sudah tuntas, bahkan lahan berisiko di sekitar wilayah terdampak tetap kami akomodir,” kata Jamilatun, Minggu, 8 November 2026.
Selain itu, ia menambahkan bahwa perluasan perlindungan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara dinas dan pihak penyedia asuransi. Pihaknya memastikan seluruh petani penerima klaim telah mengantongi hak kompensasi secara penuh.
Di samping itu, pemerintah daerah memetik efisiensi anggaran APBD yang signifikan melalui skema pembagian beban bersama Pemerintah Pusat. APBN menopang 80 persen anggaran premi AUTP, sedangkan APBD KSB menanggung sisa 20 persen.
Tanggung Penuh Asuransi Jagung
Oleh karena itu, kolaborasi anggaran ini sangat meringankan beban fiskal daerah jika membandingkan dengan skema APBD penuh pada tahun lalu. Efisiensi tersebut memberikan ruang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengalokasikan anggaran pada sektor produktif lainnya.
Meski demikian, Pemkab KSB memilih tetap menanggung penuh premi Asuransi Usaha Tani Jagung melalui dana APBD. Pemerintah mengalokasikan anggaran mandiri mengingat tingginya biaya produksi serta tingginya luasan lahan jagung warga.
Adapun Dinas Pertanian menilai komoditas jagung memegang peranan strategis dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat Sumbawa Barat. Langkah penjaminan penuh premi jagung menjamin keberlanjutan usaha para peternak dan petani lokal.
Dengan demikian, perpaduan skema AUTP dan AUTJ terbukti ampuh membentengi sektor pertanian dari ancaman gagal panen akibat cuaca. Sinergi ini memberikan kepastian usaha bagi para petani di seluruh wilayah KSB.
Pada akhirnya, kepastian klaim asuransi ini sekaligus meningkatkan motivasi petani untuk terus mengolah lahan pertanian mereka. Pemkab KSB optimistis sektor pertanian daerah makin tangguh menghadapi berbagai tantangan iklim. (*)




