Pariwisata

Lombok Dipromosikan Jadi Destinasi Alternatif Wisatawan Asal India

Mataram (NTBSatu) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperluas penetrasi pasar wisatawan mancanegara asal India dengan mempromosikan Pulau Lombok sebagai destinasi pilihan selain Pulau Bali.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyampaikan penambahan rute promosi ke Lombok dan Yogyakarta bertujuan untuk memperkaya variasi penawaran paket wisata bagi pasar India.

“Kedua destinasi tersebut memiliki potensi untuk dikombinasikan dengan Bali yang sudah lebih dahulu menjadi salah satu destinasi utama pilihan. Terutama bagi wisatawan India,” katanya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 12 September 2026.

IKLAN

Rangkaian Eksplorasi Kawasan Lombok

Promosi tersebut berlangsung melalui program Familiarization Trip (Fam Trip). Program ini menggaet enam perusahaan agen perjalanan dan tour operator terkemuka asal India, yakni Shree Corp, Flag Holidays, S V Holiday Bazaar Private Limited, Wayfarers Hub, Thomas Cook (India) Limited, serta SOTC Travel Limited.

Dalam skema penerbangan dan kunjungan lapangan ini, peserta terbagi ke dalam dua kelompok rute jelajah. Kelompok B secara khusus mengeksplorasi potensi pariwisata di Pulau Lombok sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali.

Selama berada di Lombok, rombongan agen perjalanan asal India meninjau kawasan Kuta Mandalika. Peninjauan berlanjut ke budi daya mutiara di Autore Pearl Farm and Showroom. Selanjutnya, kunjungan ke Sasaku Pusat Oleh-Oleh Khas Lombok.

IKLAN

Selain wisata belanja dan bahari, peserta menyambangi Desa Adat Sade untuk melihat langsung kebudayaan suku Sasak. Selanjutnya, melakuka peninjauan cagar budaya Taman Mayura.

Rangkaian kunjungan di Pulau Seribu Masjid ini berakhir dengan peninjauan fasilitas ibadah dan wisata religi di Masjid Raya Hubbul Wathan atau Islamic Center Nusa Tenggara Barat.

Kemenpar menilai integrasi antara lanskap alam, kekayaan budaya lokal, serta kesiapan infrastruktur di Lombok menjadi daya tarik kuat untuk melengkapi paket wisata Bali yang selama ini mendominasi pasar India.

Diversifikasi Pasar Luar Bali

Langkah mengenalkan Lombok menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperpanjang durasi tinggal (length of stay). Selain itu, strategi ini untuk meningkatkan nilai belanja turis India di Indonesia. Langkah ini sekaligus mendiversifikasi sebaran wisatawan agar tidak terpusat di satu wilayah.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Lombok, rombongan bertemu dengan peserta kelompok lain di Bali. Mereka akan menyelaraskan potensi pembuatan paket wisata kombinasi antarwilayah.

Kemenpar menargetkan kerja sama dengan para pengelola tur asal India ini mampu menghasilkan penawaran paket wisata baru yang siap dipasarkan secara masif di negara asal mereka. (*)

Artikel Terkait