Ruko di Pasar Keruak Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta
Lombok Timur (NTBSatu) – Kebakaran melanda sebuah ruko di kawasan Pasar Keruak, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Senin dini hari, 31 Agustus 2026. Api menghanguskan satu unit ruko dan berdampak pada dua ruko di sisi kiri dan kanan.
Kapolsek Keruak, Iptu Mudie Lestari mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, penjaga Pasar Keruak, Lalu Ratmawe, 47 tahun, bersama Nasrudin, 50 tahun, berada di sekitar area pasar.
“Keduanya tiba-tiba kaget melihat asap yang keluar dari sela ruko milik Abah Pesel,” kata Mudie dalam keterangannya, Senin, 31 Agustus 2026.
Mendapati kondisi tersebut, Ratmawe kemudian langsung memanggil Abah Pesel, pemilik ruko. Pria 60 tahun yang tinggal di Dusun Batu Lawang, Desa Dane Rase, Kecamatan Keruak, itu datang dan membuka tokonya.
Abah Pesel melihat api sudah menjalar ke bagian dalam dan membakar barang dagangannya. Ia kemudian berupaya mengeluarkan sejumlah barang yang masih bisa diselamatkan.
Warga sekitar juga langsung bergerak. Mereka memutus aliran listrik dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
“Melihat kondisi api yang semakin membesar, warga yang berada di lokasi menghubungi Damkar Kabupaten,” ujar Mudie.
Tidak lama kemudian, sekitar pukul 01.35 Wita, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memadamkan api. Kebakaran hanya menghanguskan satu unit ruko sebagai sumber api. Namun, dua ruko di sisi kiri dan kanan ikut terdampak.
Akibatkan Kerugian Materil
Mudie mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil bagi pemilik ruko.
“Tidak ada korban jiwa. Kerugian materil diperkirakan sebesar kurang lebih Rp80 juta,” jelasnya.
Kerugian tersebut berasal dari barang dagangan dan sejumlah peralatan elektronik yang berada di dalam toko.
Polsek Keruak kemudian melakukan pengecekan lokasi bersama Kanit Reskrim, Kanit SPKT I, dan anggota piket. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi dan membuat laporan terkait kejadian tersebut.
Mudie menyebut polisi menduga kebakaran bermula dari korsleting listrik di dalam toko.
“Penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik di dalam toko tempat sumber api,” pungkasnya. (*)




