Tindak Lanjuti Arahan Pusat, PMI NTB Lepas Truk Tangki Air ke NTT
Mataram (NTBSatu) – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTB melepas dua unit truk tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI NTB, Fahrul, melepas langsung armada bantuan tersebut di Markas PMI Provinsi NTB pada Jumat, 28 Agustus 2026. Perwakilan Plt Ketua PMI NTB, Ns. Lalu R. Doddy Setiawan.
Fahrul mengatakan pengiriman dua unit truk tangki ini menjadi langkah nyata organisasi dalam menindaklanjuti arahan dari PMI Pusat.
“Hari ini PMI Provinsi NTB melepas dua mobil tangki air ke NTT. Satu unit dari Markas PMI Provinsi NTB di Kota Mataram dan satu unit lagi dari Markas PMI Lombok Timur. Langkah ini menindaklanjuti arahan Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla,” ujar Fahrul.
Dua orang sopir mengawaki armada truk tangki air tersebut dengan estimasi waktu tempuh perjalanan darat dan laut selama dua hari menuju Manggarai Barat. Nantinya, tim dari PMI NTB akan bergabung dengan tim PMI Pusat yang mendampingi langsung Ketua Umum Jusuf Kalla saat meninjau lokasi bencana.
Tergabung dalam Misi Kemanusiaan Pemprov NTB
Sebelum mengirimkan dua unit truk tangki ini, PMI NTB telah menyalurkan 300 paket bantuan dan menerjunkan belasan relawan ke wilayah terdampak gempa di NTT.
Fahrul menambahkan, para relawan tersebut bergabung dalam misi kemanusiaan Kontingen Respon Bencana NTB (KR-BNN NTB) bentukan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. PMI menyiapkan berbagai bantuan logistik yang mencakup 75 hygiene kit, 75 selimut, 75 matras, serta 75 terpal.
“Khusus, pengirim mobil tangki dari air dari PMI NTB yang akan meninjau ke NTT besok,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Ketua PMI NTB, Ns. Lalu R. Doddy Setiawan, menjelaskan hasil asesmen awal menunjukkan masyarakat terdampak sangat membutuhkan tenda, Kemudian, terpal, air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, alat berat, hingga genset.
“Bantuan yang kami siapkan ini melengkapi dukungan dari BPBD NTB, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan NTB. Sesuai arahan Pak Gubernur, seluruh instansi menyatukan bantuan untuk meringankan beban korban gempa NTT,” kata Doddy
Mobilisasi Bantuan Ratusan Ton dari PMI Pusat
Pengiriman armada dari NTB ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan skala besar yang digalang PMI. Sebelumnya, PMI Pusat bekerja sama dengan Kalla Lines telah memberangkatkan Kapal Kemanusiaan pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Bantuan itu mengangkut 258 ton bantuan logistik menuju NTT.
Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memusatkan bantuan dari Jakarta. Melainkan juga mengerahkan jaringan gudang regional di Kupang, Bali, NTB, dan Surabaya agar bantuan dapat tiba dalam waktu satu hari.
“Karena bukan hanya dari pusat, mulai dari PMI Kupang, Bali, NTB, Surabaya, kita punya gudang-gudang yang memberikan langsung. Satu hari sudah sampai disana,” kata Jusuf Kalla
Selain mengirimkan logistik, PMI Pusat juga menyalurkan bantuan dana tunai untuk mendukung operasional PMI di daerah terdampak.
Bantuan logistik berkapasitas ratusan ton dari PMI Pusat tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti 10.000 sarung, 20.000 pakaian, 5.000 daster. Berikunya, 4.000 Al-Qur’an, 3.000 terpal, 2.000 air mineral, 1.000 hygiene kit, 1.000 dignity kit, 500 baby kit, 500 kitchen kit. 1.000 matras, 1.000 selimut, hingga 1.500 jerigen.
PMI Pusat juga memperkuat fasilitas dan armada operasional di lapangan dengan mendistribusikan 25 unit tenda berukuran 6×12 meter, 25 unit toilet portabel, 10 unit kendaraan tangki air, 10 unit mobil pick-up, serta 7 unit mobil double cabin.
Untuk melengkapi kebutuhan darurat warga dan petugas lapangan, PMI Pusat menyertakan 1.200 lampu surya, 1.000 radio, 1.000 senter, 500 sekop, 500 gerobak sorong. 200 sprayer, 200 paket Alat Pelindung Diri (APD), helm, hingga beragam perlengkapan pendukung untuk anak-anak. (Japriani)




