Diskoperindag Kota Bima Rampungkan Pendataan Serentak UMKM 2026
Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima mengambil langkah cepat demi memperkuat basis ekonomi masyarakat lokal. Melalui Bidang Koperasi dan UMKM, Diskoperindag menerjunkan tim secara serentak ke seluruh kelurahan se-Kota Bima untuk menghimpun, memverifikasi, dan memperbarui data pelaku UMKM.
Aksi ini menyasar langsung para pelaku usaha di tingkat tapak. Langkah terpadu ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memetakan potensi ekonomi daerah secara akurat, terintegrasi, dan up-to-date.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Kota Bima, H. Sirajuddin, S.Sos. menyatakan, ia memimpin langsung jalannya pendataan di lapangan. Pihaknya berkoordinasi erat dengan pemerintah kelurahan sekaligus bertatap muka dengan para pemilik usaha.
“Kami ingin memastikan seluruh data UMKM di Kota Bima benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ketersediaan data yang presisi ini sangat krusial karena menjadi kompas utama pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pemberdayaan,” ujar Sirajuddin, Kamis, 13 Agustus 2026.
Dorong Efektivitas Program Strategis Daerah
Sirajuddin menegaskan, validitas data akan berdampak langsung pada efektivitas berbagai program strategis daerah. Pembinaan usaha, pelatihan keterampilan, kemudahan akses permodalan, pengurusan legalitas, hingga fasilitasi pemasaran produk tidak boleh salah sasaran.
Guna memastikan kelancaran kegiatan, Diskoperindag Kota Bima sebelumnya telah melayangkan surat resmi permintaan data UMKM Tahun 2026 kepada seluruh lurah se-Kota Bima. Sirajuddin menekankan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun basis data yang berkualitas.
“Kami mengajak seluruh lurah dan para pelaku UMKM untuk mendukung penuh pendataan ini. Dengan memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan transparan. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, kelurahan, dan pelaku usaha adalah kunci utama suksesnya program ini,” tambah Sirajuddin.
Melalui pendataan ini, Diskoperindag Kota Bima optimistis dapat mewujudkan database UMKM yang terintegrasi dan akuntabel. Data mutakhir tersebut akan menjadi fondasi kokoh untuk merancang program pemberdayaan ekonomi warga Kota Bima yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. (*)




